Persikama Seperti Anak Kehilangan Induknya, Ijin Penggunaan Stadion Gemilang Belum Turun

BNews–MAGELANG– Tim sepak bola kebanggaan Kabupaten Magelang , Persikama siap berlaga di ajang Liga 3 Zona Jawa Tengah 2021. Dengan sudah dipersiapkan 24 pemain lokal maupun luar kota.

Meski demikian, proses persiapan tim ini bisa dikatakan tidak mudah. Dimana proses latihan harus sewa lapangan, bahkan untuk uji coba harus sewa stadion di luar kota.

Padahal diketahui bersama, Kabupaten Magelang memiliki Stadion Gemilang yang berlokasi di Bumirejo Mungkid. Namun ijin penggunaan lapangan di Stadion Gemilang belum ada.

“Kami sudah bersurat bahkan menghadap langsung ke pihak Pemkab Magelang untuk proses ijin penggunaan stadion Gemilang sebagai homebase Persikama. Namun hingga sekarang belum ada ijin,” kata Goodrees Kardiyono selaku Manager Persikama (21/9/2021).

Goodrees sapaan akrabnya juga mengungkapkan, bahwa sejauh ini Tim Persikama belum ada bantuan dari Pemkab Magelang. Dan menurutnya kali ini adalah misi penyelamatan tim agar tetap masuk sebagai anggota Asprov (Asosiasi Provinsi) Jawa Tengah.

“Ya kalau mau support silahkan, kalau memang tidak ya sudah kita akan berjuang sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, kali ini tim Persikama seperti kehilangan induknya. Tidak ada support dari pihak terkait.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Ijin lapangan di Stadion Gemilang hingga saat ini belum ada. Dan kami sementara kontrak Mess fan Lapangan Patal Secang, dan untuk uji coba tanding kita sewa di Stadion Bumipala Temanggung,” ungkapnya.

Yang lebih miris lagi, kata Goodrees dimana Persikama sering hanya jadi penonton saja ketika event-even nasional digelar di Stadion Gemilang.

“Itu sangat miris sekali,” tegasnya.

Dan sejauh ini, katanya pihak management Persikama sudah mendatangkan pelatih yang tidak main-main. “Pelatih kita datangkan yakni Yusuf Ekodono yang memiliki lisensi kepelatihan A AFC yang juga Exs pemain timnas Indonesia. Ia kita percaya untuk menahkodai Persikama kali ini,” jelasnya.

Sementara untuk 24 pemain, Goodrees meyampaikan asal pemain terbanyak dari lokal Magelang. “Dari total pemain tersebut 15 orang dari Magelang. Sementara 9 orang dari luar kota, seperti Makasar dan Surabaya,” ujarnya.

Yang patut dibanggakan, lanjutnya adalah kekompakan dan semangat teman-teman Asisten pelatih dari ASKAB Kabupaten Magelang. Mereka ini setia mendampingi walau tanpa ada uang bensin.

“Begitu pula dukungan dari suporter baik Kamania atau Persikama Fans yang selalu mendukung penuh dalam kondisi apapun. Dan hal itu menjadi energi positif yang luar biasa bagi tim,” tegasnya.

“Saya selaku Manager (Penyelamatan) sangat iri dengan Tim-Tim tetangga seperti PERSITEMA Temanggung maupun PPSM Magelang. Dimana yang setiap saat bisa berlatih di Stadion masing-masing,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: