Pesan Terakhir Siswi SMK Magelang yang Meninggal Kecelakaan : “Ojo Nangis”

BNews—SECANG— Kecelakaan di kawasan Pucang Kecamatan Secang yang menimpa Siswi SMK N 1 Kota Magelang menyisakan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya. Sebelum meninggal dia berpesan kepada sahabat karibnya supaya jangan menangis.

Korban kecelakaan Nadia Putri Kusuma masih duduk di bangku kelas 10 SMK N 1 Magelang. Dia meninggal dalam perjalannya pulang ke rumah pamannya di Magelang usai berkunjung ke orang tua di Pingit Pringsurat.

Advertisements
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});


Setelah itu, dia ke rumah sahabat dekatnya sejak SMP di Kalangan Desa/Kecamatan Grabag. Sahabatnya bernama Risma. “Risma dan Nadia (korban) sahabat dekat tadi habis dari rumah,” kata Fatkhiya, bibi dari Risma.


Menurutnya, sebelum peristiwa kecelakaan itu, korban dan keponakannya pergi. “Ayo Ris, buat kenang-kenangan,” katanya menirukan ucapan korban kepada Risma, keponakannya.

Menurutnya, keduanya berencana pergi ke guru les mereka selama masih bersama di SMP. “Gak taunya dia (Nadia) pergi untuk selama-lamanya,” tuturnya.

Setelah pergi, korban kembali lagi kerumahnya untuk mengantar keponakannya. Sebelum pulang, korban berpesan untuk terakhir kalinya. “Ojo nangis ya ris (jangan menangis ya ris),” kenangnya.

Entah apa maksud perkataan korban. Padahal, saat itu, temannya Risma tak sedang menangis atau bersedih.

BACA JUGA : Ambyar…Didi Kempot Sukses Hibur Penggemarnya di Magelang

Ternyata kalimat itu merupakan kalimat perpisahan yang diungkapkan kepada sahabat dekatnya itu. Nadia pergi untuk selama-lamanya dalam sebuah kecelakaan maut di Pucang Kecamatan Secang Kabupaten Magelang.

Nadia meninggal karena mengalami luka parah di bagian kepala. Motor yang dikendarainya H 3783 TI bertabrakan dengan sebuah truk di Jalur alternatif Secang-Magelang, kemarin siang.

Nadia meninggal di lokasi kejadian. Korban kemudian dibawa ke RSU Tidar Kota Magelang untuk dilakukan identifikasi.

Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Pringsurat Temanggung untuk disemayamkan. Selamat jalan Nad. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: