IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Petani Tembakau di Magelang Mulai Panen, Ini Harganya

BNews—PAKIS— Memasuki bulan September petani tembakau di lereng Merbabu melakukan panen raya. Seperti halnya petani tembakau di wilayah Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang dan sekitarnya mulai memanen daun tembakaunya.

 

Hasil panen mereka dirata-rata satu pohon menghasilkan sebanyak 25-30 lembar daun dari bawah sampai pucuk atau sekitar 2,5kg. Untuk harga musim panen ini, harga daun tembakau basah dibeli oleh para pengrajang dari petani seharga Rp. 6.000 hingga 7.000. per kilo gramnya.

 

Sedangkan untuk daun bagian atas, bila dibeli secara bersamaan antara atas dan tengah dihargai sebesar Rp. 5.000. hingga Rp. 5.500. Sementara daun paling bawah biasanya di buat Krosok atau sering disebut  bahan pembuatan rokok cerutu dengan nilai jual Rp. 1.000. per kilo.

 

Salah satu petani tembakau di Pakis, Mahmudi, 39 mengatakan bahwa tiap batangnya akan terbagi menjadi tiga kelas daun, ” Untuk paling bawah dinamai ( kepresan) dan bagian tengah disebut ( tenggokan) sementara yang paling atas dengan kualitas terbaik yaitu (Kepolo), inilah harga yang paling mahal,” katanya saat dihubungi Borobudur News (5/9).

 

Biasanya daun-daun tersebut di ikat menjadi satu bendel dengan berat 3 kg. Selanjutnya bendelan daun  tersebut yang sering disebut emas hijau ini akan dimatangkan selama kurang lebih 6 -7 hari dengan cara di tumpuk hingga warnanya berubah kekuningan yang siap untuk di Rajang.

 

“Setelah dirajang (dipotong tipis-tipis) selanjutnya di lakukan penjemuran dalam terik matahari hingga benar benar kering,” imbuh Mahmudi.

 

Harga kisaran daun tembakau ini tidak bisa diprekdisi karena sewaktu-waktu bisa berubah. “Harganya tergantung kondisi cuaca dan supply daun tembakau dari petaninya, dan untuk musim panen kali ini harga tersebut sudah bisa dikatakan standar karena pernah harga pencapai puluhan ribu perkilonya kadang juga cuman sekitar 3 ribu rupiah untuk daun terbaiknya,” pungkasnya. (bsn)

Loading...
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: