PPMT Dusun Campurejo UNIMMA Memanfaatkan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Keranjang Takakura

BNews–TEMANGGUNG- Kelompok mahasiswa dan dosen melaksanakan program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) Universitas Muhammadiyah Magelang. Kali ini mereka melaksanakannya di Dusun Campurejo, Desa Geblog, Kabupaten Temanggung (23/10/2020).

Perlu diketahui PPMT merupakan evolusi dari KKN yang dilakukan secara terintegrasi yang diharapkan dapat mengoptimalkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan PPMT kali ini berfokus pada pengelolaan sampah dan limbah dari rumah tangga untuk mengurangi pembuangan sampah ke aliran air.

Melalui program ini mahasiswa mengajak dan memberdayakan masyarakat untuk memanfaatkan sampah organik dari rumah tangga seperti kulit buah, makanan sisa basi;  ampas teh dan sebagainya untuk pembuatan pupuk kompos dengan metode keranjang takakura.

Keranjang takakura adalah keranjang pembuat kompos yang ringan dan praktis. Cara kerja keranjang takakura sangat cocok digunakan dirumah karena menghindari dari bau menyengat pembusukan sampah.

Pembuatan keranjang takakura dibuat dengan mudah yaitu menyiapkan keranjang plastik biasa yang berlubang untuk pembusukan aerob dan sirkulasi udara; lalu dilapisi kardus untuk mengkondisikan suhu agar lembab. Setelah terlapisi, masukkan sampah organik lalu diberi gabah dan Em4 untuk menyuburkan, terakhir tutup dan tunggu proses pembusukan.

Kegiatan ini telah diimplementasikan pada tanggal 23 Oktober 2020 bersama antara kelompok PPMT dan masyarakat setempat. Sampah organik yang telah menjadi pupuk diaplikasikan dalam bibit tanaman apotek hidup dan warung hidup, seperti jahe, kunyit, dan sayuran.

Loading...

Sehingga sampah dari rumah tangga ini dapat dikonsumsi kembali oleh masing – masing rumah tangga di Dusun Campurejo.

Kelompok PPMT di Dusun Campurejo beranggotkan Nia Kurniati Bachtiar, S.E., S.Si., M.Sc., Irine Khalisna Jauhar, Muhammad ‘Aza Musta’ana, Isnaeni Ayyun Farihah, Mella Ellana, dan Lini Retnowati.

Kelompok PPMT ini berharap dengan penerapan keranjang takakura ini, pembuangan sampah ke aliran air berkurang; dan memaksimalkan sampah organik yang dihasilkan dirumah agar dapat menjadi pupuk bagi tanaman – tanaman masyarakat. (adv)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: