Pria Ngamuk di Balai Kota Solo, Hancurkan Mobil dan Kaca Gedung Pemerintah
- calendar_month Sen, 9 Jun 2025

3 Mobil Dinas di Balai Kota Solo Dirusak Pria Paruh Baya
BNews-JATENG- Kejadian mengejutkan terjadi di Balai Kota Solo, Senin (9/6) pagi. Seorang pria paruh baya berinisial J, warga Joyontakan, Serengan, Solo, mengamuk dan merusak sejumlah fasilitas milik pemerintah.
Aksi perusakan tersebut terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di area Balai Kota.
Dalam rekaman, J terlihat membawa galah atau egrek dan menggunakannya untuk merusak mobil dinas milik Pemkot Solo.
Tidak hanya kendaraan, pelaku juga menghancurkan sejumlah kaca jendela di beberapa titik gedung Balai Kota.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, J memasuki kompleks Balai Kota Solo sekitar pukul 05.00 WIB dengan mengendarai sepeda angin.
Ia kemudian berkeliling ke dalam area kantor pemerintahan tersebut sebelum melakukan aksi anarkis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga kendaraan dinas yang dirusak meliputi Satu mobil dinas milik Diskominfo Solo, Satu mobil sosialisasi milik Diskominfo; dan Satu mobil unit penertiban reklame milik Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Kerusakan terjadi pada bagian kaca depan, spion, dan bodi mobil. Selain itu, pelaku juga memecahkan kaca pintu masuk lantai satu kantor Disdukcapil.
“Dilihat dari CCTV ini, yang bersangkutan melakukan perusakan tiga buah mobil, kemudian juga pintu masuk ke Capil. Jadi memecah kaca pintu masuk kemudian masuk ruang Capil dan melakukan aktivitas di dalam kantor,” kata Plh Sekda Solo, Tulus Widajat, Senin (9/6/2025).
Meski pelaku sempat masuk ke dalam ruang kantor Disdukcapil, Tulus memastikan bahwa tidak ada dokumen penting yang rusak atau hilang.
“Alhamdulillah tidak ada, sementara ini tidak ada dokumen-dokumen penting yang rusak atau hilang,” ucapnya.
Tak lama setelah insiden berlangsung, pihak kepolisian berhasil mengamankan J.
Saat diinterogasi oleh petugas, J mengaku melakukan tindakan tersebut karena diliputi rasa dendam terhadap seseorang.
“Dendam, KTP, SIM, motor saya diambil semua. Semua diambil sama dia, saya tidak bisa kerja, tidak bisa cari makan,” ujar J saat dimintai keterangan oleh aparat.
Namun, ketika ditanya alasan mengapa fasilitas pemerintah menjadi sasaran, J memilih diam dan tidak memberikan jawaban.
Hingga artikel ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pihak yang dimaksud J atau penyebab spesifik dari aksi perusakan tersebut.
Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Solo. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News





Saat ini belum ada komentar