Puluhan Ormas Bentuk Aliansi Masyarakat Kabupaten Magelang Cinta Damai

BNews–MUNGKID– Melihat aksi unjuk rasa di beberapa daerah anarkis, Polres Magelang mengajak puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas) membentuk sebuah paguyupan. Dimana paguyupan tersebut diberi nama Aliansi Masyarakat Kabupaten Magelang Cinta Damai.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba mengatakan aliansi ini dibentuk agar mengajak masyarakat mewujudkan magelang cinta damai. “Perlu kita cermati akhir-akhir ini banyak kegiatan menganggu ketenangan umum atau publik. Banyak demo atau unjuk rasa yang berakhir anarkis dan merusak fasilitas umum,” katanya saat acara pembentukan aliansi tersebut (19/10/2020).

Dirinya menekannya, bahwa pihaknya melindungi semua yang melakukan unjuk rasa untuk menyampaikan pendapatnya. “Silahkan untuk berujuk rasa karena memang dilindungi undang undang. Kami juga tidak melarang adanya unjuk rasa, namun syaratanya jangan sampai menganggu masyarakat lainnya atau merusak fasilitas publik,” imbuhnya.

Dirinya juga mengajak perwakilan Ormas yang hadir untuk menjaga wilayahnya dari segala bentuk aksi anarkis. “Magelang adalah kota kita, mari bersama-sama menjaga demi Magelang,” tegasnya.

Sementara salah satu tokoh agaman, Kyai.H. Akhmad Said Asrori yang turut hadir menyampaikan bahwa sebagai warga negara menganut Demokrasi boleh mengeluarkan pendapatnya. “Namun, saya tekankan yang tidak diperbolehkan menurut agama apapaun dan aturan, demo dengan kekerasan,” ungkapnya.

Menurutnya aksi unjuk rasa atau demo dengan kekerasan maupun anarkis akan menciderai Demokrasi dan masyarakat Indonesia. “Hal ini tentunya tidak menjadikan ke sesuatu lebih baik,  namun palah sebaliknya yakni dampak buruk,” ujarnya.

Maka sebab itu, lanjutnya pihaknya mendukung acara deklarasi aliansi kali ini. “Aliansi Masyarakat Kabupaten Magelang Cinta Damai akan memupuk persaudaraan terhadap sesama. Boleh demo sebesar apapun tetapi tanpa kekerasan dan jangan anarkis,” tandasnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ditambahkan juga oleh Ketua MUI Kabupaten Magelang, Afiffudin bahwa kondisi saat ini memberikan signal-signal dengan harus adanya aliansi semacam ini. Dan sebelumnya, kata dia bahwa signal seperti ini sudah berkali kali seperti saat gerakan rohingnya dan lainnya.

Penanda tangakan kesepakatan bersama aliansi Masyarakat Kabupaten Magelang Cinta Damai (19/10/2020)-(Foto: bsn)
Penanda tangakan kesepakatan bersama aliansi Masyarakat Kabupaten Magelang Cinta Damai (19/10/2020)-(Foto: bsn)

“Dan terkait kondisi di Magelang ini perlu dijaga betul, karena memang tinggal warisan sesepuh kita dimana Magelang tercemari dengan hal hal seperti ini. Meskipun di Kota ada namun untuk di Kabupaten ini memang beda. Di Kabupaten Magelang warisan mbah-mbah kita memang saling menjaga kedamaian,” paparnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya aliansi seperti sangat dibutuhkan. “Hal ini dikarenakan yang dewasa ini sudah sadar, namun yang muda-muda ini. Dan ternyata setelah kita cek yang anarkis setelah demo itu kebanyakan anak-anak muda, bahkan dari SMP sudah ada. Masa SMP, SMA dan SMK yang ikut itu masa transisinya kurang pas,” tegasnya.

“Oleh karena itu melalui aliansi ini nanti bergabung untuk bersama-sama saling mengamankan. Membuat Magelang ini damai sejahtera dan Bahagia.Sepeti slogan Magelang yang Gemilang (Gemah Ripah dan Cemerlang) yang mengantarkan kita masyarakat Magelang menjadi damai sejahtera dan Bahagia,” tegasnya.

Afif juga menyampaikan terima kasih atas kesepakatan bersama dengan membentuk aliansi ini yang diprakasasi Polres Magelang. “Semoga mengantarkan kita bersama menjadi damai sejahtera dan Bahagia,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: