Puspomad Gelar Rekontruksi Oknum TNI Tabrak Sejoli di Nagreg

BNews—NASIONAL— Tiga oknum anggota TNI AD tersangka penabrak sejoli di Nagreg, Kabupaten Bandung menjalani rekonstruksi. Rekonstruksi yang dikawal Puspom TNI Angkatan Darat (Puspomad) dilakukan di dua tempat. 

Rekonstruksi pertama digelar di tempat terjadinya kecelakaan, yaitu di Jalan Raya Nagreg, Kecamatan Ciaro, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 09.05 WIB. Kemudian, rekonstruksi kedua digelar di atas Sungai Serayu, tepatnya di Jembatan Tajum Desa Manganti, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas.

Agenda itu dilakukan pada pukul 14.04 WIB. Rekonstruksi ini dipimpin oleh Dansatidik Tipidter Satidik Puspomad, Kolonel Cpm Maryadi. Menurut Dispenad, rekonstruksi sesuai dengan janji dari KSAD Jenderal Dudung Abdurachman untuk menindak tegas para pelaku.

“Hal ini sesuai dengan janji Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman beberapa waktu yang lalu,” kata Dispenad melalui keterangannya, Selasa (4/1/2022).

Jajaran TNI AD pun menyerahkan penyelesaiannya berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku di dalam Sistem Peradilan Militer. Menurut Dispenad, kegiatan berjalan aman dan lancar. 

Rekonstruksi diawasi langsung oleh Dirbinidik Puspomad, Kolonel Cpm A Yogaswara, serta dihadiri oleh Penasehat Hukum Ditkumad Letkol Chk Andri, Kapten Chk Pardosi dan Oditur Militer Tinggi, Letkol Chk Yanto, dan Kapen Puspomad, Letkol Cpm Agus Subur Mudjiono.

Sebagaimana diketahui, Handi Saputra dan Salsabila ditabrak oleh tiga oknum anggota TNI di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung. Ketiganya adalah Kolonel P, SertubAS, dan Kopdar DA. 

Korban sempat menghilang usai ditabrak hingga ditemukan sudah menjadi mayat di dua lokasi berbeda. Jasad Handi ditemukan di aliran Sungai Serayu, Banyumas. Sedangkan jasad Salsabila ditemukan di aliran Sungai Serayu, Cilacap. (*)

Sumber: iNews.id

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: