Viral! Satu Langkah Bisa Pindah dari Indonesia ke Malaysia di Pulau Sebatik
- calendar_month Sen, 8 Sep 2025

Rumah selangkah Indonesia Malaysia
BNews—NASIONAL— Sebuah video yang memperlihatkan uniknya perbatasan antara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik mendadak viral di media sosial.
Video tersebut diunggah akun TikTok @ewinkassim, menampilkan momen ketika hanya dengan satu langkah kaki, seseorang bisa berpindah dari Malaysia ke Indonesia tanpa paspor maupun imigrasi.
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, Ewinkassim menunjukkan sebuah rumah yang berdiri tepat di garis perbatasan dua negara. Rumah ini disebut sangat spesial karena lokasinya yang berada di titik batas Indonesia–Malaysia.
“Dengan satu langkah saja aku masuk Indonesia, guys. Ini rumah paling spesial antara Indonesia dan Malaysia,” ujar Ewinkassim dalam videonya, dikutip Senin (8/9/2025).
Diketahui, Pulau Sebatik secara administratif terbagi dua. Bagian utara masuk ke wilayah Malaysia (Negeri Sabah), sedangkan bagian selatan termasuk Indonesia (Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara).
Pulau ini memang dikenal memiliki keunikan karena di beberapa titik tidak terdapat pagar maupun pembatas fisik yang ketat.
Dalam video tersebut, batas negara hanya ditandai dengan garis kecil atau sungai sempit, tanpa kehadiran petugas imigrasi ataupun pos perbatasan resmi.
Warganet Heboh, Pertanyakan Identitas Penghuni Rumah
Unggahan video perbatasan ini langsung mengundang reaksi warganet Indonesia dan Malaysia. Banyak yang terkejut melihat betapa mudahnya melintas batas dua negara hanya dengan berjalan kaki.
“Pertanyaan: yang punya rumah KTP-nya indo ato malay?🤔,” tulis akun @oomaga.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Lah kok bisa ?? BUKAN nya perbatasan itu gak boleh di gabung gitu ?? maksudku kan ada pembatas, atau wajib pasport meskipun di perbatasan dijaga ketat TNI atau tentara negara perbatasan, seenggaknya ada batas kawat, pagar tembok, atau besi,” timpal akun @blue Apple.
Banyak pula warganet yang menyebut fenomena ini sebagai bukti kedekatan historis dan budaya masyarakat di kedua sisi Pulau Sebatik. (*)
About The Author
- Penulis: Purba Ronald



Saat ini belum ada komentar