Revisi KUHP : Ternak Masuk Ladang Orang Denda Rp 10 Juta

BNews—NASIONAL— Revisi UU KUHP masih menimbulkan polemik. Salah satunya yang mengatur soal memelihara hewan ternak.

Revisi tersebut tercantum dalam Pasal 278-279 dimana intinya unggas dan hewan yang berkeliaran dan memasuki lahan orang lain akan dikenakan denda. Seperti bunyi pasal 278 yakni, “Setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori II,”.

Sementara pasal 279 berbunyi:

(1) Setiap orang yang membiarkan ternaknya berjalan di kebun, tanah perumputan, tanah yang ditaburi benih atau penanaman, atau tanah yang disiapkan untuk ditaburi benih atau ditanami dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori II.

(2) Ternak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diram¬pas untuk negara.

Masuk kategori II artinya denda sebesar Rp 10 juta.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Panja Revisi KUHP, Nasir Djamil mengatakan pasal ini dibuat karena banyak keluhan masyarakat di desa terkait hewan ternak. Dimana hewan ternak yang tidak bisa ditertibkan.

BACA JUGA : Bejat, Ayah di Srumbung Tega Setubuhi Anak Kandungnya

“Misalnya hewan ternak tiba-tiba ada di jalan raya dan kemudian mengakibatkan kecelakaan. Dan ketika terjadi kecelakaan biasanya pemiliknya enggak mengaku. Oleh sebab itu aturan untuk mengatur itu ada,” katanya (19/9).

Nasir menambahkan, hewan yang masuk ke pekarangan orang lain juga diatur dalam Revisi KUHP tersebut. Hal ini juga terjadi di Australia, di negeri kangguru itu apabila ada hewan ternak masuk ke lahan orang lain juga dikenakan denda.

“Jadi kita harus hati-hati, itu kita atur dalam rangka menjaga hak milik,” pungkasnya. (Internet/bsn)

1 Comment
  1. Jodoxcjr Cjr says

    Sudah seharusnya pemilik usaha ternak bertanggung jawab atas binatang peliharaannya agar tidak mengganggu lahan orang lain.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: