Ribuan Polisi Diterjunkan Amankan Surat Suara Pilkada 2020

BNews—NASIONAL— Polri menerjunkan 1.586 personel untuk mengamankan proses produksi dan distribusi logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Mulai tanggal  24 September hingga 8 Desember mendatang.

Kabagrenops Robinops Sops Polri Kombes Kristono mengatakan, para personel ditugaskan mengamankan mulai dari produksi di pabrik, distribusi ke gudang. Hingga diantar ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing.

”Gudang penyimpanan 178 dengan personel PAM 1.586. Pengamanan ini polda maupun polres mengeluarkan rencana operasi. Ini harus dipatuhi oleh personel yang terlibat pengamanan,” kata Kristono dalam diskusi daring yang disiarkan Facebook KPU RI, Rabu (25/11).

Sebelum tanggal 9 Desember, logistik Pilkada berupa surat suara, kotak suara, tinta, hingga bilik suara disimpan di gudang masing-masing kabupaten/ kota. Lima personel polisi disiagakan 24 jam di setiap gudang yang ada.

Kristono menyampaikan, ada sejumlah kerawanan dalam pengamanan logistik Pilkada. Mulai dari cuaca dan medan saat distribusi hingga tindakan kriminal seperti pencurian, pemalsuan dan pembakaran logistik.

Meski begitu, pihaknya menjamin kepolisian siap mengantisipasi potensi kerawanan itu. Kristono bilang Polri sudah terlatih mengawal logistik di Pemilu 2019.

”Kerawanan ini dapat diminimalisir. Mulai melaksanakan deteksi dini, melakukan patroli di wilayah rawan kejahatan, pengawalan pegamanan logistik dari percetakan ke KPU hingga TPS,” jelasnya.

Hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 jatuh pada 9 Desember. Pilkada kali ini akan menyerentakkan 270 pemilihan.

Tercatat 100.359.152 orang masuk dalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Serentak 2020. Jumlah itu tersebar di 309 kabupaten/ kota di 32 provinsi di Indonesia. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: