Sabtu dan Minggu, Semua Objek Wisata di Klaten Tutup

BNews—KLATEN— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten resmi menutup seluruh objek wisata di wilayahnya. Penutupan dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu.

“Surat edaran sudah ada. Objek wisata tutup pada hari Sabtu dan Minggu pada minggu pertama dan ketiga,” kata Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten dokter Roni Roekmito, Jumat (18/6/2021). Dilansir dari detikcom.

Dia menyebut bahwa penutupan objek wisata itu akan dievaluasi setiap saat. “Kalau besok Senin masuk zona merah ketentuannya lain lagi. Akan menyesuaikan situasi perkembangan COVID,” ujar Roni.

Kebijakan tersebut, tertuang edaran 443.5/ 129 tentang perpanjangan PPKM. Dalam surat edaran itu, kata Roni, tidak ada pengecualian objek wisata yang ditutup, seluruh objek wisata ditutup akhir pekan ini.

“Ketentuan berlaku untuk semua daya tarik wisata, baik berupa wisata alam, wisata tirta, wisata religi dan wisata budaya/sejarah. Saat buka diterapkan pembatasan pengunjung maksimal 30 persen dan jam operasional sampai pukul 15.00 WIB,” katanya.

Untuk usaha wisata, sambung Roni, seperti tempat hiburan, karaoke, warnet, game oline, tempat olahraga, dan usaha sejenis lainnya yang berada dalam zona merah tingkat RT ditutup. Adapun untuk yang berada di zona hijau, zona kuning, dan zona oranye Covid-19 dibatasi sampai dengan pukul 21.00 WIB.

”Di luar zona merah dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Pengunjung dibatasi maksimal 30 persen dan pengelola wisata, wahana permainan atau jenis lainnya wajib menyediakan perlengkapan standar protokol kesehatan,” Roni menegaskan

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sedangkan untuk kegiatan restoran/rumah makan, formal maupun informal, makan di tempat dibatasi sebesar 50 persen. Itupun dibatasi buka hingga pukul 21.00 WIB.

“Restoran dan rumah makan sampai pukul 21.00 WIB. Kegiatan PKL dan angkringan dengan ketentuan jam operasional sampai jam 21.00 WIB,” kata Roni.

Ketentuan lainnya, tambah Roni, bisa dibaca di edaran bupati. Perpanjangan PPKM itu berlaku mulai 15 Juni sampai 28 Juni.

“Perpanjang pelaksanaan PPKM Mikro pada tanggal 15 Juni 2021 sampai dengan 28 Juni 2021 dengan evaluasi secara dinamis terhadap perkembangan epidemiologis dan kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan,” ujar Roni. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: