Sadar Sebabkan Kerusakan Jalan, Paguyuban Sopir Truk Ini Dukung Kenaikan Pajak Pasir

BNews-SRUMBUNG-Polemik terkait kebijakan Pemkab Magelang menaikkan tiga kali lipat pajak mineral bukan logam terus berkembang. Setelah sebelumnya ada beberapa pengemudi truk dan penambang melakukan penolakan, kali ini organisasi Merapi Trans Community (MTC) memberikan dukungannya.

Hal ini disampaikan ketuan MTC Kabupaten Magelang, Nida saat dihubungi Borobudur News sore ini (18/5). “Kami sepenuhnya mendukung dengan kenaikan pajak tersebut, Karena kami sadar diri akan kerusakan jalan yang ditimbulkan. Sebab muatan yang kami bawa sering overload dan melebihi batas,” katanya.

Nida juga menyampaikan permohonan maafnya kepada pengemudi truk pasir yang merasa keberatan dengan kenaikan pajak tersebut. “Kami juga memohon maaf kepada masyarakat Magelang dan sekitarnya yang selama ini merasa terganggu dengan aktivitas kami dalam mencari nafkah,”imbuhnya.

MTC : Nida ketua MTC Kabupaten Magelang mendukung dengan berlakunya kebijakan baru (18/5)--(foto-Istimewa)
MTC : Nida ketua MTC Kabupaten Magelang mendukung dengan berlakunya kebijakan baru (18/5)–(foto-Istimewa)

“Saya juga berharap semoga dengan kenaikan pajak tersebut pembangunan infrastruktur di Kabupaten Magelang lebih di tingkatkan lagi,” harapnya.

Sementara terkait pesan berantai yang mengatakan penolakan terhadap kebijakan tersebut, dan akan melakukan aksi demo beson Senin, Nida mengatakan itu diluar wewenang kami. “Silahkan saja kalu mau demo, namun jangan memakai atribut MTC ataupun API Jateng,” paparnya.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan semua paguyupan se Jawa Tengah, dan tetap menerima kebijakan tersebut,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan berdasarkan Perda Nomor 13 tahun 2010 tentang Pajak Daerah dan Perbup Nomor 12 tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemungutan Pajak Mineral Bukan Logam dan SK Bupati Magelang Nomor 180.182/202/KEP/23/2019 Pemberian Keringanan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan. Kenaikan pajak tersebut yakni jenis armada tronton dikenakan pajak sebesar Rp. 50.000 kini menjadi Rp. 140.000; engkel dari Rp. 36.000 menjadi Rp. 100.000; colt diesel sebelumnya Rp. 18.000 menjadi Rp. 50.000; sedangkan bak terbuka yang tadinya Rp. 5.000 sekarang naik menjadi Rp. 15.000. (bsn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: