Sandiaga Uno : PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, “Bukan Melarang Hanya Membatasi”

BNews–NASIONAL– Kebijakan Pemerintah dimana kembali akan memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Yakni saat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 baru di masa libur Nataru.

Menanggapi hal itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk melarang aktivitas pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandiaga mengatakan, belajar dari pengalaman tahun lalu, PPKM level 3 saat libur natal dan tahun baru diambil sebagai langkah preventif.

Di mana tingkat mobilitas meningkat secara signifikan, sehingga memberikan dampak pada kenaikan penularan COVID-19 hampir dua kali lipat.

Walaupun langkah-langkah mitigasi tetap dilakukan, pemerintah akan bertindak secara tegas untuk memastikan bawah kasus COVID-19 saat Nataru dapat terkendali; dan masih tetap dalam keadaan rendah.

Permintaan dari Presiden pada saat rapat terbatas tadi bahwa seluruh jajaran pemerintah, baik pusat maupun daerah adalah satu frekuensi dan satu narasi. Penanganan COVID-19 harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kami sedang memfinalkan kebijakan PPKM level tiga” jelas Menparekraf Sandiaga, saat Weekly Press Briefing, Senin (22/11).

Kebijakan penerapan PPKM level 3 ini menurut Sandiaga bukan melarang, melainkan membatasi izin operasional atau aktivitas usaha baik destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif, dari aspek waktu operasional, kapasitas pengunjung, dan penerapan protokol kesehatan secara ketat pada saat perayaan natal dan tahun baru 2021-2022.

“Menurut data yang kami terima dan juga dibahas tadi dalam rapat terbatas bahwa tingkat kepatuhan protokol kesehatan dan kepatuhan pengisian aplikasi PeduliLindungi semakin menurun, jadi ini perlu kita tingkatkan dan perketat lagi. We cannot afford mistake,” pungkasnya. (*/kumparan)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: