Seberapa Panjang Jari Kelingkingmu? Cek dan Ketahui Seperti Apa Dirimu

BNews—MAGELANG— Tes kepribadian bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari memilih gambar, melihat garis telapak tangan hingga mengukur bentuk tubuh.

Adapun tes kepribadian dengan mengukur bentuk tubuh yakni dengan mengukur panjang jari kelingking Anda sendiri.

(foto: tasikmalaya.pikiran-rakyat.com)

Dilansir dari tasikmalaya.pikiran-rakyat.com, Rabu (30/6/2021), dari gambar diatas, posisi kelingking Anda akan menunjukan sifat kepribadian dan ramalan untuk masa depan.

Berikut penjelasannya!

Ujung kelingking sejajar dengan ruas jari manis

Anda mempunyai kepribadian yang tertutup dan tidak suka menunjukan diri yang sebenarnya pada orang lain. Kepribadian Anda membuat kejujuran diatas segalanya, jadi wajah tidak bisa bohong meskipun mulut Anda sedang membual.

Anda memiliki kepribadian yang sabar dan mandiri. Kemudian kepribadian yang tulus dan senantiasa ingin membuat orang yang Anda cintai selalu berada dalam kebahagiaan.

Orang lain yang tidak terlalu mengenal diri Anda akan mengira Anda mempunyai keribadian yang sombong, dingin dan tidak peduli pada orang lain. Kendati demikian, Anda adalah tipe orang yang memiliki kepribadian yang hangat jika bersama orang yang dikenal.

Bahkan Anda bisa menjalin hubungan yang sangat lama dengan beberapa orang yang telah dikenal.

Ujung kelingking di atas ruas jari manis

Anda memiliki kepribadian yang setia kepada setiap orang yang ada didekat Anda dan ingin membuatnya selalu bahagia. Sulit untuk mengungkapkan perasaan dan lebih baik menyimpannya untuk waktu yang lama.

Anda sangat fokus terhadap apa yang menjadi tujuan hidup. Selain itu, juga mempunyai kepribadian yang sangat tenang sekalipun dalam tekanan besar.

Ujung kelingking di bawah ruas jari manis

Anda adalah orang yang optimis dan tidak mudah terpengaruh. Anda juga mudah memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain, namun terkadang luapan emosi datang ketika tidak mampu lagi menahan amarah.

Anda memiliki kepribadian yang egois dan cenderung menuntut. Selain itu, sulit untuk merelakan argumen lepas ketika Anda yakin atas argumen tersebut.

Anda adalah orang pertama yang akan mengucapkan ‘maaf’ jika terjadi kesalahpahaman dengan orang lain. Meskipun terlihat ceria, sebenarnya Anda menahan emosi dari setiap kegagalan yang dihadapi.

Keluar dari zona nyaman sesekali akan membantu Anda berkembang dan menjadi pribadi yang lebih baik. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: