Sejumlah Golongan Tarif Listrik Alami Kenaikan
- calendar_month Rab, 2 Okt 2024

ILUSTRASI: Meteran listrik PLN (foto: radarsumbawa.id)
BNews-NASIONAL– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan tarif listrik. Khususnya untuk 13 golongan pelanggan non subsidi PT PLN (Persero), untuk periode Oktober-Desember atau Triwulan IV 2024.
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P. Hutajulu mengatakan, pemerintah memutuskan untuk tidak melakukan; perubahan tarif listrik untuk periode Triwulan IV 2024 ini.
Walaupun, lanjutnya dari sisi parameter ekonomi seharusnya tarif listrik mengalami peningkatan. Ini artinya, tarif listrik selama Oktober-Desember 2024 tetap sama dari periode sebelumnya.
Jisman menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Maka penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non subsidi dilakukan setiap 3 bulan.
Hal tersebut mengacu pada perubahan terhadap realisasi parameter ekonomi makro, yakni kurs, harga minyak mentah Indonesia; atau Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batu Bara Acuan (HBA).
Parameter ekonomi makro Triwulan IV Tahun 2024 menggunakan realisasi pada Mei sampai Juli 2024, di mana secara akumulasi; pengaruh perubahan ekonomi makro tersebut seharusnya menyebabkan kenaikan tarif listrik.
“Berdasarkan empat parameter tersebut, seharusnya penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non subsidi mengalami kenaikan; dibandingkan dengan tarif pada kuartal III 2024. Akan tetapi, demi menjaga daya beli masyarakat dan daya saing industri saat ini; Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik tidak mengalami perubahan atau tetap,” ujar Jisman, Senin (30/9/2024).
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, Jisman juga menambahkan bahwa tarif tenaga listrik untuk 24 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan; yang mencakup pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil; dan pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kementerian ESDM berharap PT PLN (Persero) dapat terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan terus meningkatkan volume penjualan tenaga listrik. Dengan demikian Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik per kWh dapat terjaga” kata Jisman.
Lantas, berapa tarif listrik untuk 13 pelanggan non subsidi selama Triwulan IV 2024 ini? Berikut daftarnya:
KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA..
About The Author
- Penulis: BNews 5



Saat ini belum ada komentar