Sejumlah Puskesmas di Magelang Siapkan Fasilitas Rawat Inap

BNews—SAWANGAN— Sejumlah Puskesmas Rawat inap di Kabupaten Magelang diresmikan Bupati Magelang, siang tadi (2/5) di Puskesmas Sawangan. Peresmian ini menandai kegiatan program kesehatan Pemkab Magelang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Retno Indriastuti, menyampaikan, puskesmas yang direncanakan menjadi rawat inap adalah, Puskesmas Pakis, Kaliangkrik, Kajoran I, Sawangan II, Mertoyudan I, Windusari, Dukun, Salam dan Secang II. “Pelaksanaan peresmian Puskesmas Rawat Inap terbagi dalam tiga tahapan, pada tanggal 4 Mei 2018 telah diresmikan Puskesmas Kajoran I, Kaliangkrik dan Pakis, selanjutnya pada tahap kedua ini diresmikan Puskesmas Rawat Inap, Sawangan II, Mertoyudan I dan Windusari, dan pada tahap ketiga Puskesmas Rawat Inap Secang II, Dukun dan Salam,” katanya.

Advertisements
data-ad-slot="3007616301" data-ad-format="auto">


“Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Magelang tahun 2014-2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang berupaya menambah jumlah Puskesmas Rawat Inap yang semula berjumlah tiga menjadi 10 puskesmas rawat inap,” imbuhnya.


Ditambahkan oleh Kepala Puskesmas Sawangan II dr Devinta, menyampaikan, pembangunan bangunan dari puskesmas non rawat inap menjadi puskesmas rawat inap sudah dipersiapkan sejak tahun 2016. “Sekarang sudah tersedia empat bangsal, bangsal wanita dua tempat tidur, bangsal pria dua tempat tidur, bangsal anak dua tempat tidur dan bangsal setelah persalinan dua tempat tidur,” katanya.

“Jangan dibayangkan banyak tempat tidur, karena skala puskesmas bukan rumah sakit, sesuai dengan Permenkes 75 puskesmas terbagi dua non rawat inap dan rawat inap,” imbuhnya.

Dalam hal ini Bupati Magelang menegaskan bahwa Pemerintah berkewajiban mewujukan sarana dan prasaran kesehatan kepada masyarakat. “Kalau semua program kesehatan suskses pasti tidak ada masyarakat yang dirawat di Puskesmas maupun Rumah Sakit,” katanya.

Disebutkan bahwa Puskesmas Rawat Inap bisa beroperasi jika sarana dan prasaranya sekaligus SDM pengelolanya dipersiapkan dengan matang. “Kami berupaya untuk hak dasar pelayanan kesehatan di Magelang, setidaknya 30 persen Puskesmas di Magelang sudah menjadi Puskesmas rawat inap,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: