Sembilan Kasus Kriminal Diungkap Polres Magelang, ini Daftar dan Pelakunya

BNews–MUNGKID–  Jajaran Polres Magelang berhasil mengungkap sembilan kasus curanmor dan curas di wilayah hukumnya. Keberhasilnya tersebut dalam rangkat Operasi Sikat Candi 2020 oleh Polres Magelang.

Operasi Sikat Candi Tahun 2020 diketahui sudah berlangsung selama 20 hari lalu. “Kegiatan ini sudah dimulai sejak tanggal 6 Juli hingga 25 Juli 2020 lalu. Dan Sat Reskrim Polres Magelang berhasil mengungkap sembilan kasus pencurian sepeda motor dan pencurian dengan kekerasan,” ungkap Waka Polres Magelang, Kompol Aron Sebastian saat ungkap kasus siang ini (3/8/2020).

“Dalam operasi tersebut sebnayak 9 pelaku berhasil diamankan. Dengan rincian empat orang merupakan target operasi (TO) dan lima orang bukan TO,” imbuhnya.

Aron memperinci dari sembilan kasus tersebut, delapan diantaranya merupakan pencurian sepeda motor. Sedangkan satu kasus pencurian dengan kekerasan yang merampas sepeda motor.

“Terdapat beberapa modus operasi oleh para pelaku itu. Mulai dari merusak kunci kendaraan tujuh kasus, masuk ke rumah korban satu kasus, dan merampas dengan kekerasan satu kasus,” imbuhnya.

Mulai dari kasus pertama yakni kejadian pada tanggal 20 Juni 2020 pencurian sepeda motor Supra 125 AA-5500-DK tahun 2010. Pelaku yakni Rambat Efendi, 38, warga Kembanglimus Borobudur yang beraksi masuk kedalam rumah korban. Ia diamankan 6 Juni 2020 beserta barang bukti hasil curiannya.

Kedua kasus pencurian pada 21 Februari 2020 lalu, terjadi pencurian sepeda motor Honda Beat AA-4976-DZ yang dimasukan dalam mobil pelaku yakni Xenia-hitam metalik B-2037-TKR.

Loading...

Pelaku sendiri diketahui Dahoni, warga Tempuran Tlogomulyo Temanggung. Diamankan 8 Juli 2020 sekitar pukul 00.30 wib yang merupakan TO yang beroperasi dengan modus rusak kunci motor.

DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

Ketiga yakni kasus perampasan sepeda motor di Ngluwar menggunakan pistol palsu pada 14 Juni 2020. Sepeda motor yang dirampas adalah Supra 125 warna hitam nomor polisi AA-5935-NK.

Pelaku sendiri dua orang yakni Musabikin warga Salaman dan Alex warga Tempuran. Keduanya beraksi dengan modus mengancam korban dan merampas sepeda motornya.

Kasus keempat adalah pencurian modus rusak kunci pada 3 September 2019 lalu di Sidoagung Tempuran. Pelaku adalah Dicky Firmansyag Saputro alias Diki Ndut warga Tidar Selatan Kota Magelang. Ia diamankan dengan barang bukti hasil curiannya yakni sepeda motor Suzuki Satria FU, nopol B 6450 GPF tahun 2009 warna biru hitam.

Kelima yakni pencurian pada 28 Mei 2020 oleh Ahmad Heriyamto, 38, warga Wonoboyo Temanggung. Ia diamankan di Tangerang 16 Juli 2020 dengan  barang bukti mobil Daihatzu Grandmax pic-up AA-1719-WN tahun 2020 warna putih.

Kasus keenam yakni pencurian dengan merusak kuncil pada 17 Mei 2020 yang berhasil diamankan 6 Juli 2020 lalu. Pelaku adalah Widi Yudha Ari, 38, warga Kampung Rejowinangun Selatan Kecamatan Magelang Selatan. Barang bukti diamankan Handphone dan celana panjang jeans warna biru.

Ketujuh adalah kasus pencurian pada 15 Juni 2020 yang dilakukan oleh Catur Ragil Prasetyo, 36 warga Semarang. Ia diamankan 17 Juli 2020 lalu dengan barang bukti sepeda motor vario putih AA-2795-AN dan Honda Supra hitam tanpa plat nomor.

Kedelapan adalah kasus pencurian pada 15 Juli 2020 di lokasi Pandean Lor, Pandean Ngablak di samping toko bangunan. Pelaku Slamet Ari Margono, ini mengakui mengambil sepeda motor supra 125 warna hitam tanpa plat nomor.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Terakhir adalah kasus pencurian pada 11 Agustus 2019 terungkap 22 Juli 2020 dengan pelaku Slamet Ari Margono juga. Diamankan juga barang bukti berupa satu buah handpone Samsung Galaxy dan sepeda motor honda beat warna putih AA-58-92-VG tahun 2018.

Kesembilan pelaku ini dikenakan pasal 363 dan 365 KUHP tentag Curat dan Curas. “Untuk Curanmor/Curat pasal 363 maksimla hukuman 7 tahun penjara. Sedangkan Curas 365 dikenakan maksimal 11 tahun penjara,” ungkap Aron.

Jadi barang bukti yang diamankan yakni berupa Sepeda motor delapan unit, Mobil Dua unit, Handphone 3 buah, kunci satu buah ,Kunci palsu atau Kunci T satu buah; Kunci pas 1 buah, BPKB satu buah, Baju dua buah dan celana satu buah.

“Sembilan tersangka saat ini mendekam di tahanan Polres Magelang. Penyelidikan dan pengembangan kasus tetap dilakukan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: