Sempat Jadi Tren, Kini Harga Sepeda Brompton Alami Penurunan

BNews—NASIONAL— Brand sepeda lipat buatan Inggris Brompton sempat menjadi idaman banyak orang Indonesia pada tahun lalu. Namun tak semua warga bisa menikmati sepeda ini sebab harganya yang sangat mahal untuk ukuran masyarakat Indonesia pada umumnya.

Brompton memang dikenal sebagai sepeda mahal sehingga bisa menempatkan sepeda ini di kasta tersendiri. Namun, euphoria Brompton hanya tren saat awal-awal pandemi.

Kini tren Brompton mulai memudar, harganya cenderung mengalami penurunan karena lesunya penjualan. Pemilik toko sepeda lipat Good Ride Bike Cafe, Deden Adhi mengakui jika saat ini penjualan sepeda lipat mulai lesu.

”Udah kaya kacang aja dulu, sekarang sebulan kejual satu aja udah bersyukur,” katanya, Selasa (2/3). Dilansir dari Kumparan.

Dia menyebut bahwa penurunan penjualan sejak akhir tahun lalu. Deden menilai, saat ini orang-orang mulai mulai melupakan tentang sepeda lipat.

Lanjut Deden, harga untuk satu unit sepeda Brompton mengalami penurunan hingga Rp 10 juta. Berdasarkan catatannya pada tahun lalu harga Brompton mencapai Rp 47 juta per unit.

“Sekarang harga sudah kembali seperti semula Rp 37 juta per unit,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Sepeda dan Mainan, Eko Wibowo, menyebut penurunan penjualan sepeda lipat lantaran mulai terjadinya musim hujan yang terjadi pada awal tahun.

Selain itu, penurunan terjadi lantaran faktor daya beli masyarakat. Masyarakat kini cenderung mengalokasikan uangnya ke kebutuhan lain yang lebih mendesak. Ia memperkirakan penurunan penjualan sepeda lipat terjadi sekitar 40 persen.

“Musim hujan penjualan turun signifikan sampai 40 persen,” tambahnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: