Seorang Remaja Meninggal Dunia Usai Lehernya Dicupang Sang Pacar

BNews—NASIONAL— Seorang remaja laki-laki bernama Julio Macias Gonzalez meninggal dunia setelah diberikan cipok alias cupang oleh kekasihnya sendiri. Hasil pemeriksaan medis, Gonzales mengalami stroke usai terjadi penggumpalan atau pembekuan darah.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika ketika sebelum makan malam, Gonzales nampak menghabiskan waktu bersama kekasihnya yang berusia 25 tahun. Namun sang pria ini mengalami kejang-kejang saat makan malam bersama keluarganya di Mexico City, Amerika Serikat.

Keluarganya yang panik kemudian berusaha memanggil tim medis. Namun nahas, nyawa Gonzales tidak dapat tertolong.

Menurut keterangan dokter yang memeriksa Gonzales, meyakini jika penyebab korban meninggal dunia karena hisapan dari cupang yang ada di leher. ’Gigigan cinta’ tersebut menurutnya menyebabkan darah menggumpal yang mengalir ke otak dan mengakibatkan stroke.

Peristiwa ini menjadi kasus kematian kedua akibat stroke setelah mendapat cupang. Pada 2011, seorang wanita berusia 44 tahun dari Selandia Baru mengalami kelumpuhan di lengan kirinya dan harus dibawa ke rumah sakit.

Menurut laporan media setempat, dokter mencurigai wanita itu terserang stroke. Tetapi tidak berhasil mengatasinya. Namun, setelah diperiksa lebih jauh ternyata ada bekas cupang di leher kanannya.

Mereka menyimpulkan, hisapan dari cupang itu telah merusak arteri utama dan membentuk gumpakan darah. Kemudian ini menjalar ke jantung dan menyebabkan stroke ringan.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Dr Teddy Wu, yang merawat wanita ini di Rumah Sakit Middlemore Auckland melaporkan kasus ini dalam jurnal medis, New Zealand Medical Journal. ”Setahu saya, ini pertama kalinya seseorang dirawat di rumah sakit karena cupang,” tuturnya saat itu.

Dr Wu mengatakan kepada media setempat bahwa jika wanita itu tidak dirawat dengan cepat, ia bisa menderita stroke lebih lanjut. ”Stroke memiliki tingkat keparahan yang berbeda. Tetapi mungkin pasien bisa lumpuh,” ujar Dr Wu.

Menurut seorang dokter ruang gawat darurat di Rumah Sakit Lenox Hill di New York City, Robert Glatter, cupang kemungkinan besar bisa menyebabkan kematian walau sangat jarang. Seseorang kemungkinan rentan mengalami hal ini jika mereka memiliki gangguan jaringan ikat.

Melansir USA Today, Glatter mengatakan kerusakan pada arteri karotid dapat terjadi karena tekanan langsung untuk waktu yang lama. Dan itu dapat menyebabkan robekan atau cedera pada dinding pembuluh darah.

Nantinya ini akan membentuk darah beku yang dapat mengalir ke arteri yang lebih kecil di otak yang bisa mengakibatkan ke stroke. ”Setiap gerakan leher yang tiba-tiba termasuk batuk yang kuat atau bersin. Atau bahkan manipulasi agresif oleh chiropractor dapat menyebabkan diseksi arteri karotis,” katanya. 

”Ini pada dasarnya bagaimana cupang dapat menyebabkan stroke,” pungkasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: