Serunya Debat Terbuka Perdana Paslon Wali dan Wakil Wali Kota Magelang, Ini Yang Dibahas

BNews—MAGELANG—Debat publik putaran pertama pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang digelar pada Kamis (22/10/2020) malam. Acara tersebut dibagi dalam enam segmen dan diikuti oleh para peserta pilkada 2020 Kota Magelang.

Salah satu segmen yakni para calon baik wali kota maupun wakil wali kota saling tanya jawab. Mereka saling melempar pertanyaan tentang isu aktual.

Segmen tersebut diawali dengan pertanyaan dari Muchammad Nur Aziz kepada Aji Setyawan. ”Bagaimana kebijakan untuk mengelola RSU Tidar dan Universitas Tidar yang sudah menjadi universitas negeri dan bagaimana pengelolaan wisata. Bagaimana tingkatkan PAD dengan kondisi Magelang yang sedang tertekan pandemi?” tanyanya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Aji Setyawan mengungkapkan RSUD Tidar adalah perusahaan daerah dan kewajiban Pemda adalah penyertaan modal. Ia akan melakukan kewajiban itu sesuai kemampuan keuangan.

Adapun untuk Untidar, ia memiliki program untuk mengupayakan peningkatan kualitas SDM dengan pendidikan gratis anak-anak di Kota Magelang hingga bangku kuliah. ”Nanti didata, dari kelurahan mana yang siap kuliah. Kami akan kerjasama dengan Untidar untuk pelaksanaannya,” jelas Aji.

Ia juga mengungkapkan ingin melanjutkan apa yang sudah bagus di pemerintahan sebelumnya. Menurutnya SDM di Pemerintahan Kota Magelang sudah luar biasa. “Banyak yang lulusan luar negeri, mereka bertugas di sini karena mencintai Kota Magelang. Pengawasan keuangan juga sudah bekerjasama dengan BPK, jadi tidak serta merta dan tidak semena-mena,” jelas Aji.

Kemudian dilanjutkan oleh pertanyaan dari calon wakil wali kota nomor urut dua, Windarti Agustina. Ia memberikan pertanyaan kepada wakil wali kota lawannya dengan pertanyaan tentang TKPKD.

Loading...

 ”Wakil wali kota akan menjadi Ketua TKPKD. Apa yang Anda ketahui tentang TKPKD, dan apa yang akan dilakukan Anda nanti?” tanya Windarti.

Sebelum menjawab, calon wakil wali kota nomor urut satu, M. Mansyur mengembalikan pertanyaan itu dengan menanyakan kepanjangan dari TKPKD. ”Singkatan itu artinya bisa berbeda-beda, premisnya bisa berbeda. Yang Anda maksud yang mana?” tanyanya.

Windarti pun langsung menjelaskan bahwa TKPKD yang ia maksud adalah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah. Ketua TKPKD di suatu daerah adalah wakil kepala daerah setempat.

Usai mendapat jawaban itu, Mansyur kemudian menjawab pertanyaan dari Windarti. Dia menyebut angka kemiskinan di Kota Magelang 7,46% melebihi target RPJMD Kota Magelang yang ditetapkan sekitar 6,65%. ”Ke depan harus dituntaskan, diturunkan. Caranya perlu didata valid, berikan bimbingan yang jelas, bantu permodalan dan PKH,” paparnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Selanjutnya, Mansyur bertanya kepada Windarti tentang fasilitas dancing fountain (air mancur menari) di Alun-Alun Kota Magelang. “Dancing fountain dibangun dengan dana Rp4 miliar. Apakah korelasi, dampak positif untuk kesejahteraan warga Kota Magelang? Memang masyarakat terhibur, tapi adakah dampak pada kesejahteraannya?” tanya dia.

Windarti langsung memberikan penjelasan tentang fasilitas tersebut. Ia mengungkapkan fasilitas hiburan ini memiliki multiplier effect, seperti PKL di kawasan Alun-Alun ditata, mereka menjadi ramai oleh pengunjung yang menonton air mancur tersebut.

”Paguyuban PKL langsung menikmati adanya dancing fountain yang diputar bakda Isya. Tidak perlu jauh-jauh (untuk mendapatkan hiburan) tetapi cukup di Alun-Alun, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami juga sudah menambah tempat cuci tangan. Alun-Alun menjadi pusat ekonomi dan perputaran ekonomi yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” papar dia.

Kegiatan debat ini dipandu oleh moderator Andromeda Mercury, dan dilaksanakan di Atria Hotel Magelang. Acara dilaksanakan tertutup hanya dihadiri pasangan calon, ketua tim sukses dan KPU Kota Magelang. Pendukung calon tidak diperbolehkan datang, namun mereka difasilitasi ikut serta secara virtual melalui siaran televisi maupun sosial media dan akun youtube KPU Kota Magelang. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: