IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Setiap Jum’at Petani Lereng Merbabu Magelang Bagikan Gratis Ratusan Paket Sayuran

BNews-NGABLAK – Kondisi ekonomi yang sulit akibat masa pandemi Covid-19 memantik kepedulian sesama. Bahkan oleh kalangan masyarakat petani di Lereng Gunung Merbabu Magelang.

Adah Komunitas Santri Lomo Ngablak yang tergerak hatinya melihat kesulitan warga lain di tengah pandemi. Dengan kemampuan yang dipunya, mereka membagikan bantuan berupa paket sayur gratis

Koordinator kegiatan Giyanto, 38 mengatakan komunitasnya berasal dari Dusun Tanggulangin, Desa Pandean, Kecamatan Ngablak. Mereka melaksanakan bakti sosial setiap hari jumat dengan membagikan ratusan paket sayuran.

“Total bantuan yang disalurkan sebanyak 400-600 paket sayuran setiap hari Jum’atnya. Isinya antara lain kol, sawi putih, timun, cabai, tomat, labu siam, buncis dan lainnya,” katanya saat diwawancarai Borobudurnews.com .

Berkeliling membagikan pakt sayuran kepada warga yang membutuhkan
Berkeliling membagikan pakt sayuran kepada warga yang membutuhkan

Ia menyebutkan kegiatan berbagi ini untuk membantu beban saudara kita ditengah wabah virus corona (Covid-19). “Kebetulan kita tinggal di daerah pegunungan yang mayoritas penduduknya adalah petani sayur, sehingga kita lebih mudah untuk mengumpulkan sayur untuk shodaqoh sayur,” imbuhnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Loading...

Giyanto mengaku bahwa kegiatannya bersama komunitas ini sudah berlangsung sebanyak empat kali di hari Jumat. Dengan menggunakan mobil bak terbuka, pihaknya berkeliling ke beberapa wilayah di Magelang, Salatiga dan Solo.

“Kami salurkan di beberapa desa di Magelang dan daerah-daerah lain. Diantaranya, area Salatiga, area Solo, Muntilan, Mungkid, Mertoyudan dan Candimulyo,” ungkapnya.

Mereka keliling ke kampung-kampung serta pernah masuk ke pos penyalur bantuan. Misal saat di Muntilan kita masuk ke “solidaritas pangan magelang” yang nantinya langsung dibagikan ke warga,” paparnya.

Tak hanya paket sayuran yang dibagikan, lanjutnya terdapat bantuan berupa masker yang dibagikan kepada masyarakat. “Komunitas kami yakni Santri Lomo memiliki arti yakni Lomo kepanjangan dari loro limo yang artinya 25 anggota. Lomo juga punya arti dermawan,” jelasnya.

Dia juga berharap bantuan tersebut semoga bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan di masa pandemi covid ini. “Semoga sodaqoh yang kami salurkan lebih bermanfaat. Dan program kami makin berkembang dan makin banyak dermawan yang bisa bekerja sama dengan kami,” pungkasnya. (rur/bsn)

VIDEO :

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: