Simak! Ini Rincian Harga Rapid Test Antigen di Bandara dan Stasiun

BNews—NASIONAL— Pemerintah mengubah aturan perjalanan dengan pesawat Jawa-Bali. Yang mana sebelumnya mewajibkan membawa hasil negatif RT-PCR menjadi rapid test antigen.

Berdasarkan perubahan tersebut, penerbangan domestik antar wilayah Jawa-Bali dan di luar Jawa-Bali wajib menyertakan hasil negatif rapid test antigen dengan pengambilan sampel maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Tak hanya pesawat, pemerintah telah mensyaratkan pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat dan laut juga membawa hasil negatif rapid test antigen. Berapa harga tes antigen saat ini?

Tarif tertinggi antigen

Seperti diketahui bahwa rapid test antigen telah tersedia di berbagai layanan fasilitas kesehatan, termasuk di bandara dan stasiun. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menetapkan batas tarif tertinggi pemeriksaan rapid diagnostic test antigen (RDT-Ag) di Indonesia, melalui Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/3065/2021, yang berlaku mulai 1 September lalu.

Batas tarif tertinggi pemeriksaan RDT-Ag, termasuk pengambilan swab di Pulau Jawa dan Bali ditetapkan sebesar Rp 99.000. Sementara untuk tes antigen di luar Pulau Jawa dan Bali, tarif tertingginya sebesar Rp 109.000.

Perlu diketahui bahwa sebelum diterapkan harga terbaru ini, tarif test antigen sebesar Rp 250.000.

Tarif tes antigen di bandara

Melansir pemberitaan sebelumnya, juga terdapat penyesuaian tarif antigen di bandara PT Angkasa Pura II, dari sebesar Rp 99.000 menjadi Rp 85.000. Tarif antigen tersebtu berlaku untuk bandara-bandara berikut:

  1. Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
  2. Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
  3. Bandara Kualanamu (Medan)
  4. Bandara Supadio (Pontianak)
  5. Bandara Sultan Mahmud Baharuddin II (Palembang)
  6. Bandara Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh)
  7. Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang)
  8. Bandara Sultan Thaha (Jambi)
  9. Bandara Depati Amir (Pangkalpinang)
  10. Bandara Silangit( Tapanuli Utara)
  11. Bandara Kertajati (Majalengka)
  12. Bandara Banyuwangi (Jawa Timur)
  13. Bandara Tjilik Riwut (Palangkaraya)
  14. Bandara Radin Inten II (Lampung)
  15. Bandara H.A.S Hanandjoeddin (Tanjung Pandan)
  16. Bandara Fatmawati Soekarno (Bengkulu)
  17. Bandara Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga)
Tarif tes antigen di stasiun

Harga rapid test antigen yang berlaku di stasiun sebesar Rp 45.000 untuk setiap pemeriksaan, dengan sebelumnya Rp 85.000. Berdasarkan informasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), hingga Selasa (2/11/2021), terdapat 71 stasiun yang melayani rapid tes antigen, yaitu:

  1. Pasar Senen
  2. Gambir
  3. Bekasi
  4. Cikampek
  5. Karawang
  6. Bandung
  7. Kiaracondong
  8. Tasikmalaya
  9. Banjar
  10. Purwakarta
  11. Cimahi
  12. Cirebon
  13. Cirebon Prujakan
  14. Jatibarang
  15. Haurgeulis
  16. Brebes
  17. Semarang Tawang
  18. Semarang Poncol
  19. Tegal
  20. Cepu
  21. Pekalongan
  22. Purwokerto
  23. Kroya
  24. Kutoarjo
  25. Sidareja
  26. Kebumen
  27. Gombong
  28. Yogyakarta
  29. Solo Balapan
  30. Lempuyangan
  31. Klaten
  32. Purwosari
  33. Sragen
  34. Wates
  35. Madiun
  36. Jombang
  37. Blitar
  38. Kediri
  39. Kertosono
  40. Tulungagung
  41. Nganjuk
  42. Surabaya Pasarturi
  43. Surabaya Gubeng
  44. Malang
  45. Sidoarjo
  46. Mojokerto
  47. Bojonegoro
  48. Babat
  49. Kepanjen
  50. Lamongan
  51. Jember
  52. Ketapang
  53. Banyuwangi
  54. Rogojampi
  55. Probolinggo
  56. Kalisetail
  57. Medan
  58. Kisaran
  59. Tanjung
  60. Balai Rantauprapat
  61. Mambangmuda
  62. Kertapati
  63. Prabumulih
  64. Muaraenim
  65. Lahat
  66. Tebingtinggi
  67. Lubuk Linggau
  68. Tanjungkarang
  69. Kotabumi
  70. Baturaja
  71. Martapura. (*)

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: