Siswa SLB Keluhkan Soal Ujian Nasional

0
80

BNews–MUNTILAN– Sejumlah siswa sekolah luar biasa SMA Maarif Muntilan mengeluhkan soal ujian nasional (UN) tahun ini yang terkesan panjang dan bertele-tele. Hal itu ditemui khususnya pada pelajaran bahasa Indonesia.
“Secara keseluruhan UN SMA LB B Muntilan berlangsung lancar. Sedikit kendala pada materi soal Bahasa Indonesia yang panjang-panjang,” Kepala SMA LB Maarif Muntilan Suyadi SP.d.
Menurut Suyadi siswa SLB B tidak pernah mendengar suara apapun sejak mereka lahir. Akibatnya, mereka juga mengalami tuna wicara. Kondisi ini membuat siswa SMA LB B miskin bahasa sehingga kesulitan memahami materi soal UN yang panjang-panjang.
Di sekolanya ada empat siswa SMA Luar Biasa (SMA LB) Maarif Muntilan, Kabupaten Magelang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas (UNPK). Keempat siswa peserta UNPK SMA LB adalah Fitri Handayani, Risfalia Rahmawati, Kartika Setia Ningrum, dan Siti Nadichatud Diniyah. Mereka merupakan siswa SMA LB B atau tuna rungu-wicara.
Suyadi mengatakan pihaknya sebenarnya ingin menggelar UNBK karena siswa SMA LB Maarif Muntilan sudah mahir menggunakan komputer. Namun demikian SMA LB Maarif belum memiliki laboratorium komputer sehingga tidak bisa menggelar UNBK.
“Tahun ini kami masih UNPK, semoga tahun depan sudah bisa UNBK. Siswa kami memang memiliki keterbatasan pendengaran namun secara fisik dan intelektual mereka normal. Mereka juga bisa menggunakan komputer dan internet,” kata dia.
Sementara itu, pengawas SMA LB B Muh Khotib mengatakan bahwa ada tiga SLB di Kabupaten Magelang yaitu SMA LB B Maarif Muntilan, SLB Rindang kasih Secang dan SLB Bina Kasih Srumbung. Dari ketiganya hanya SMA LB B Maarif Muntilan yang mengikuti UN, sementara dua SLB lainnya mengikuti Ujian Sekolah (US) karena SLB C atau tuna graita. (bn1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here