Ini Identitas Penambang yang Meninggal Tertimpa Longsor Merapi

Bnews—SRUMBUNG— Aktivitas penambangan di lereng Merapi kembali menelan korban. Satu orang meninggal dunia setelah tertimpa tebing Merapi.

Korban meninggal diidentifikasi bernama Supardi, 35, warga Srumbung Ngisor, Kradenan, Srumbung, Kabupaten Magelang. Korban meninggal seketika di lokasi kejadian. 

Advertisements
data-ad-client="ca-pub-7527045268089399" data-ad-slot="4730062367">


Kejadian bermula ketika korban beserta tiga saksi yakni Paryono, 31 dan Sriyanto, 53, warga Srumbung Ngisor, Kradenan, Srumbung. Kemudian Supriyanto, 43, warga Kemukus, Sudimoro, Srumbung menambang pasir secara manual di bawah tebing, Selasa pagi (12/11). Tiba-tiba sekitar pukul 08.00 WIB, tebing Cawang setinggi 10 meter yang terletak di Kaliurang, Srumbung, longsor.


Pascakejadian tebing longsor, para saksi melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polsek dan Koramil Srumbung. Korban selanjutnya dibawa RSUD Muntilan untuk dilakukan autopsi.

Loading...

Kapolsek Srumbung Iptu Sumino membenarkan telah terjadi kecelakaan tebing longsor di Cawang, Kaliurang Srumbung hingga menyebabkan satu penambang manual meninggal dunia. Ungkap dia, korban ditemukan dalam posisi telungkup. Menurut hasil visum dokter, korban tertimbun pasir kurang lebih satu jam. (han/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: