SMA TN Sesalkan Korban Lapor Polisi

BNews-MERTOYUDAN- Terkait pelaporan oleh salah satu orang tua siswa SMA Taruna Nusantara kepada pihak Polres Magelang atas kasus bully dengan kekerasa pihak TN angkat bicara. Pihak TN mengeluarkan rils resminya kepada awak media kemarin sore (6/9).
Kepala SMA Taruna Nusantara Drs. Usdiyanto melalui Kepala Humas SMATN
Drs. Cecep Iskandar menjelaskan bahwa seharusnya masalah ini bisa diselesaikan secara internal.” Kami menyesalkan mengapa pihak orang tua langsung melaporkan ke kepolisian dan tidak menempuh langkah melaporkan hal tersebut ke pihak sekolah terlebih dahulu,” katanya dalam keterangan rilsnya.
“ Seandainya hal tersebut dilakukan maka masalah ini akan terselesaikan dengan baik namun hal ini merupakan hak orang tua untuk melangkah seperti itu,” imbuhnya.
Kasus bully dengan kekerasan terhadap anak pelapor IMH, 15 oleh teman sekelasnya pada 31 Agustus 2017 lalu. Anak pelapor menerima bulky dengan kekerasan di dalam komplek SMA TN dimana sekolah ini pada tahun 2013 sudah mendapatkan Piagam Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sebagai “Sekolah Anti Bullying” dan Piagam Penghargaan sebagai “Sekolah yang memperhatikan Hak Asasi Manusiak”.
Siswa diduga menjadi korban pemukulan memang beberapa kali mengalami kendala dalam berhubungan dengan teman-teman sekelas atau seasramanya dan sering terjadi konflim antar temannya. “ Masalah ini sudah beberapa kali dikomunikasikan dengan orangtuanya dan sudah menjadi perhatian BPBK (konselor) SMA Taruna Nusantara untuk diberikan bantuan agar siswa yang bersangkutan mampu mengatasi masalah psikologis ini,” paparnya.
“ Sampai saat ini juga kami belum bisa mencari keterangan atau duduk bersama kepada anak pelapor untuk mencari kebenarannya secara gamblang karena anak tersebut masih ijin pulanhpg kerumanya sejak tanggak 2 September 2017,” ungkapnya.
“ Siswa-siswa seasrama dan terlapor sudah kami panggil dengan langkah-langkah mencari keterangan baik secara individual maupun kelompok yang ternyata isi keterangan dari mereka sangat berbeda dengan keterangan versi pelapor,” ujarnya.
Dengan adanya kasus ini Kepala SMA Taruna Nusantara Drs. Usdiyanto sudah memerintahkan agar kasus ini diusut tuntas dengan mengacu kepada peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku antara lain UU. No.35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.” Kami juga siap bekerjasama dengan pihak kepolisian dan pengadilan jika perlu untuk mengusut tuntas kasus ini,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: