Sosialisasi Tol Bawen-Jogja ke Warga Terdampak Dilaksanakan Bulan Maret

BNews—JOGJA— Progres pembangunan Jalan Tol terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta terus dilakukan. Di Bulan ini rencananya akan dilaksanakan sosialisasi pembangunan kepada warga terdampak.

“Proses lebih lanjut kita akam memulai sosialisasi Yogya-Bawen pada awal Maret,” ungkap Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno, kemarin.

Dia mengatakan, validasi data ikut menentukan cepat lambatnya terbitnya izin penlok sehingga ia menghimbau pemilik lahan untuk berperan aktif. “Kami berharap penlok ketika pemberkasan 2-3 minggu melengkapi data untuk tim pengadaan. Validasi data menjadi penting untuk validasi tanah dan mutlak harus dilengkapi,” pungkas Krido.

Menurutnya, menjelaskan bahwa progress pembangunan tol saat ini sudah merampungkan konsultasi publik untuk warga di Bokoharjo dan Selomartani. Krido mengungkapkan bahwa seluruh warga setuju atas pembangunan tol di wilayah mereka.

Terkait perubahan desain yang dilakukan di tol yang melintasi kawasan Monjali, Krido mengatakan bahwa hal tersebut juga sudah dibicarakan di hadapan warga Desa Sinduadi dan juga Sendangadi.

“Mereka bisa menerima. Bahkan ada hal yang menarik ternyata di lokasi Desa Sendangadi sebagian besar wilayah pinggir Ringroad kebanyakan dimanfaatkan untuk urusan bisnis, sementara tempat hunian relatif sedikit sehingga banyak pemilik di luar daerah,” ucapnya.

Keadaan tersebut, lanjutnya, membuat warga memberikan usul untuk ada apraisal secara kolektif. Masyarakat juga ingin adanya kejelasan terkait kapan waktu pembayarannya.

“Sesuai prosedur sosialisasi publik, izin penlok (penetapan lokasi) selesai. Tergantung validasi data. Nah kemarin sudah diselesaikan,” ungkapnya. (wan/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: