Tak Terima Alat Vital Adiknya Ditarik Temannya, Sang Kakak Hajar Bocah 11 Tahun

BNews—SLEMAN—Seorang remaja asal Sleman harus berurusan dengan kepolisian karena melakukan penganiayaan terhadap seorang pelajar dibawah umur. Aksi tersebut dipicu lantaran alat vital adik dari pelaku ditarik paksa oleh korban.

Kapolsek Ngaglik Kompol Tri Adi Hari Sulistia mengatakan pelaku berinisial BA, 18, warga Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman sementara korban adalah DA, 11. Pelaku menganiaya korban yang merupakan warga satu kampungnya.

”Tersangka memukul korban dengan tangan kosong sebanyak dua kali,” ujarnya, Selasa (8/9/2020). Dikutip dari Kompas.com.

Dia menjelaskan, peristiwa bermula saat korban yang sedang bermain kemudian didatangi oleh pelaku. Akibat aksi pelaku tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian kening dan kepala.

Korban pun menceritakan apa yang baru saja dialaminya kepada orang tuanya. Mendengar cerita dan melihat kondisi sang anak, orang tua korban langsung melapor ke polisi.

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan korban. Dari bukti-bukti yang ada, kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku pada 2 September 2020.

”Kita amankan di rumahnya dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.

Kepada penyidik, BA mengaku nekat memukul DA lantaran alat vital adiknya ditarik oleh korban.  BA yang emosi adiknya diberlakukan seperti itu, kemudian mendatangi dan melakukan pemukulan terhadap D.

Akibat perbuatanya, BA dijerat dengan UU Perlindungan Anak juncto Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman kurang lebih 4 tahun penjara. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: