Terlalu Banyak Nonton Film Porno, Sang Paman Nekat Cabuli Ponakannya Yang Masih Balita

BNews–NASIONAL– Bejat apa yang dilakukan oleh seorang pria berumur 28 tahun di Sumatera Selatan ini. Pria tersebut tega mencabuli seorang balita berusia 4 tahun, mirisnya yang merupakan ponakannya sendiri.

Pria tersebut berinisial AG, 28, merupakan warga Ogal Ilir, Sumatera Selatan. Kini ia sudah berhasil diamankan pihak kepolisian.

Pelaku ini tega tega mencabuli korban balita karena terpengaruh video porno. “Pelaku AG, yang merupakan paman korban kita tangkap atas kasus pencabulan. Dengan korban adalah keponakannya yang berusia 4 tahun,” kata Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Robi Sugara. (19/5/2021) dikutip Detik.

Untuk motifnya, kata Robi, berawal ketika pelaku melihat korban sedang mandi di rumah sang nenek alias ibu pelaku pada Selasa (27/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu korban dan sang ibu sedang berkunjung ke rumah sang nenek.

Dari situlah pelaku timbul niat untuk mencabuli keponakan wanitanya yang masih balita itu.

“Motif pelaku sendiri, melihat korban awalnya yang sedang mandi di TKP lalu timbul lah hasrat untuk mencabuli korban. Usai korban mandi dan melihat situasi sepi pelaku pun melakukan aksi bejatnya,” katanya.

Pelaku, kata dia, mengaku tak kuasa menahan nafsu bejatnya itu karena keseringan menonton video porno.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Pelaku mengaku perbuatan itu didasari karena ia kerap menonton film porno,” terang Robi.

Saat pulang ke rumahnya, korban yang merasakan nyeri di bagian intim kemudian mengadu ke ibunya atas perbuatan yang sudah dilakukan sang paman.

“Dari informasi tersebut, ibu korban menceritakan kepada saksi-saksi. Dengan didampingi kedua saksi ibu korban membuat laporan polisi,” tuturnya.

Dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka tanpa perlawanan pada Selasa (18/5), sekitar pukul 23.00 WIB di rumahnya kawasan Indralaya Selatan, Ogan Ilir, tanpa perlawanan.

“Setelah memiliki cukup bukti, kita melakukan penangkapan. Tanpa perlawanan pelaku kita bawa dari rumahnya ke mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Robi mengaku ada sejumlah alat bukti yang menjadi dasar penyidik menetapkan AG sebagai tersangka pencabulan. Di antaranya keterangan saksi, barang bukti, dan hasil pemeriksaan kepolisian lainnya.

“Ada dua alat bukti yang sah, dan ini sudah cukup. Pelaku juga mengakui perbuatannya telah mencabuli korban,” ungkapnya.

“Atas perbuatannya, tersangka kini ditahan dan dijerat dengan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur sebagaimana mana dimaksud dalam Pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak,” jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: