Tinggi Kubah Lava Merapi Bertambah 2 Meter, Ini Arah Terkini Lava dan Awan Panas
- calendar_month Sen, 27 Des 2021

Gunung Merapi di Perbatasan DI Jogjakarta dan Jawa Tengah. (foto: internet)
BNews—JOGJAKARTA— Aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih tinggi. Gunung yang berada di perbatasan DIY dan Jateng tercatat mengalami 144 kali gempa pada periode pengamatan Sabtu (25/12) pukul 00.00-24.00WIB.
Selain itu, teramati penambahan tinggi kubah lava barat daya Merapi mencapai dua meter. Data tersebut berdasarkan hasil analisis morfologi oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada periode 17 sampai 23 Desember 2021.
”Volume kubah lava di barat daya tercatat sebesar 1.654.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.007.000 meter kubik,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Minggu (26/12).
Hanik menjelaskan, guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng dan Putih.
”Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung,” jelasnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)
Ia menyebut selain gempa guguran, pada periode pengamatan pada Sabtu (25/12) pukul 00.00-24.00WIB juga tercatat dua kali gempa hybrid atau fase banyak. Serta empat kali gempa embusan.
Berdasarkan pengamatan visual, tampak asap berwarna putih keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal. Ketinggian sekitar 300 meter di atas puncak.
Pada periode pengamatan itu, tercatat 30 kali guguran lava pijar keluar dari gunung itu dengan jarak luncur maksimum 2 ribu meter ke arah barat daya. Hingga saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Merapi berada pada Level III atau Siaga. (hil/ifa)
Sumber: iNews
About The Author
- Penulis: BNews 3





Saat ini belum ada komentar