Tingkatkan Pelayanan Adminduk, Disdukcapil Kota Magelang Gelar Bimtek Si Landak
- calendar_month 1 menit yang lalu

Bimtek Operator Si Landak di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Magelang, Selasa (23/6/2026). (foto: Prokompim Kota Magelang)
BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang memperkuat pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang mudah diakses masyarakat melalui implementasi Si Landak (Sinergitas Layanan Administrasi Kependudukan sampai dengan Kelurahan).
Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Si Landak di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Magelang, Selasa (23/6/2026).
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang, RR Sri Mulatsih, menyatakan bimtek ini penting untuk membekali petugas agar memahami cara kerja program Si Landak.
Ada 27 orang peserta bimtek dari seluruh kelurahan/kecamatan di Kota Magelang. Lanjut Sri, aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam implentasi Si Landak.
“Setiap operator akan menggunakan akun khusus dengan hak akses terbatas sehingga kerahasiaan data kependudukan tetap terjaga. Karena itu, petugas diminta tidak memberikan akses kepada pihak lain dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
Untuk diketahui, Si Landak merupakan inovasi yang dikembangkan untuk mengintegrasikan layanan administrasi kependudukan hingga tingkat kelurahan.
Sistem ini jadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi perencanaan anggaran dan memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Ia juga berharap keberadaan layanan adminduk di kelurahan dapat mendorong masyarakat lebih aktif memperbarui data kependudukan. Khususnya Kartu Keluarga (KK), agar sesuai dengan kondisi riil.
“Validitas data itu penting sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pelayanan publik,” lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan pihaknya ingin memberikan pelayanan publik yang benar-benar melayani, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, paradigma pelayanan harus berubah dari menunggu masyarakat datang menjadi mendekatkan layanan kepada warga dengan memanfaatkan teknologi.
Damar menyebut, Kota Magelang yang terdiri atas 17 kelurahan memiliki keuntungan dari sisi luas wilayah yang relatif kecil. Sehingga implementasi Si Landak dinilai lebih mudah dilakukan.
Ia optimistis target aktivasi IKD yang saat ini berada di kisaran 45 persen dapat terus ditingkatkan melalui sosialisasi yang lebih masif.
“Saya harap para peserta bimtek, agar memahami prosedur layanan secara detail, menjaga keamanan data kependudukan, memberikan pelayanan yang ramah dan solutif,” pesannya.
Kata Damar, keberhasilan implementasi Si Landak merupakan keberhasilan bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Magelang. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar