Tips Menabung untuk Menikah dalam 1 Tahun Cheeeeck!

BNews—BOROBUDUR— Tahun 2020 sudah berakhir dan telah berganti ke tahun baru 2021. Di tahun ini, banyak pria dan wanita yang masih jomblo dan memiliki resolusi ingin memiliki pacar hingga berkeinginan segera menikah.

Sementara, pernikahan merupakan upacara sakral sekali seumur hidup yang diimpikan semua orang. Meski demikian, masih banyak pasangan yang ragu karena masalah finansial atau keuangan.

Jika Kamu merencanakan pernikahan sederhana di tahun ini, tidak ada salahnya mulai menyisihkan penghasilan. Sebab, menabung untuk pernikahan bukan hal yang mudah bagi sebagian orang.

Diperlukan trik tersendiri agar tetap konsisten. Berikut Borobudur News rangkum sembilan tips menabung untuk menikah dalam satu tahun:

Pisahkan Rekening Tabungan Pernikahan dan Biaya Hidup Sehari-hari

Sebaiknya, pisahkan rekening tabungan dengan rekening yang biasa digunakan sehari-hari. Tujuannya, agar dana tetap aman dan dapat mencegah Kamu memakai uang tabungan pernikahan tanpa disengaja.

Harus Kompak Menabung Bersama dan Berkomitmen untuk Tidak Menggunakannya

Waktu satu tahun termasuk cepat. Jika Kamu ingin melaksanakan pernikahan, tak ada salahnya bekerjasama dengan pasanganmu saat menabung.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Contohnya, jika penghasilanmu dan pasangan Rp5 juta, sisihkan minimal Rp1 juta. Artinya, dalam satu bulan sudah terkumpul Rp2 juta.

Refreshing Tahun Ini Cukup Sederhana Saja

Refreshing bisa melegakan pikiran dari beban pekerjaan. Tetapi, saat ingin menabung untuk menikah dalam waktu satu tahun, pertimbangkan di mana Kamu akan refreshing.

Tak perlu mahal, mampir ke kedai kopi atau teh favorit sambil membaca novel atau streaming film juga merupakan refreshing. Intensitasnya harus dikurangi, ya. Jadi, Kamu bisa mengalihkan dananya buat persiapan pernikahan.

Tahan Dulu Keinginanmu untuk Membeli Barang Mewah yang Tak Ada Benefit-nya

Tak ada salahnya menghentikan kebiasaan hedonmu untuk sementara waktu. Daripada membeli barang mewah, lebih baik uangnya digunakan untuk mencicil printilan pernikahan. Seperti suvenir, seserahan atau kebutuhan lainnya.

Boleh Saja Jajan, Tapi Jangan Kebablasan

Memang terdengar sepele dan tak butuh uang banyak agar bisa jajan. Tetapi, jika dilakukan secara terus menerus akan membuat pengeluaran harianmu semakin membengkak. Boleh saja sih, jajan, yang penting jangan sampai kebablasan atau menggunakan uang tabungan pernikahan.

Merencanakan Pernikahan Sederhana Namun Tetap Berkesan

Sambil menabung untuk menikah, sebaiknya Kamu juga sudah mulai menentukan bagaimana konsep pernikahan. Upacara adat dalam pernikahan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Prioritaskan kebutuhan penting saja. Seperti hidangan, tempat, make-up atau akomodasi lainnya.

Perhitungkan Semuanya dengan Baik dan Sesuai dengan Kemampuan

Perhitungkan juga kemampuanmu dan pasangan. Sebaiknya, melakukan survei harga berbagai keperluan pernikahan.

Sesuaikan pendapatan kalian dengan jasa yang dipilih. Jika masing-masing penghasilan Kamu dan pasangan adalah Rp5 juta perbulan dan menyisihkan 20 persen dari pendapatan, sebaiknya tidak menyebarkan lebih dari 250 undangan.

Saat Menabung, Jangan Lupa Siapkan Biaya Tak Terduga

Ketika telah survei harga semua keperluan, pastikan Kamu memiliki dana tambahan atau dana tak terduga. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi kenaikan biaya produk atau jasa pada satu tahun ke depan.

Cari Penghasilan Tambahan yang Tidak Memerlukan Modal Besar

Jika hanya mengandalkan penghasilan dirasa tidak memungkinkan, Kamu bisa mencari penghasilan tambahan yang tak membutuhkan modal besar. Contohnya, menjadi freelancer di bidang kreatif atau bergabung menjadi dropshipper. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: