Tolong…Remaja Korban Pembacokan di Muntilan Alami Luka Parah di Leher

BNews—DUKUN— Korban pembacokan dan penyerangan oleh sekelompok orang tak dikenal di Kawasan RSPD Muntilan Kabupaten Magelang, Minggu (16/6) lalu masih dalam kondisi memperihatinkan. Satu korban paling parah atas nama Anas Adi, warga Banyudono Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang harus dirawat intensif di rumah sakit.

Korban mengalami luka parah akibat bacokan senjata tajam dibagian leher. Korban berasal dari keluarga tidak mampu. Saat ini korban masih dirawat intensif di RSUP Sardjito Jogjakarta.

Komunitas yang tergabung dalam Relawan Magelang pun langsung bergerak untuk melakukan penggalangan dana. “Meminta bantuan rekan semua untuk membantu biaya rumah sakit, dikarenakan korban berasal dari keluarga yang kurang mampu. Saat ini korban masih dirawat intensif di RS Sardjito,” katanya mewakili kakak korban Puji Lestari.

Bagi masyarakat yang ingin membantu bisa hubungi Nur Fanani di 085363636346 dan Heru KurniawAN di 087834379123. “Pengumpulan donasi dilakukan masing-masing koordinator komunitas, jika sudah terkumpul dapat menghubungi salah satu kontak diatas,” papar dia.

Sebelumnya diberitakan di Borobudur News bahwa ada lima remaja diserang sajam oleh pria tidak dikenal di Muntilan. Dari keterangan pihak Polisi kasus ini masih dalam penyelidikan setelah mengumpulkan keterangan beberapa saksi di lapangan.

Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus yang terjadi pukul 01.00 wib kemarin (16/6). Lima remaja pelajar tersebut mendapat serangan dari orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke UGD RSUD Muntilan. Korban terparah langsung dirujuk ke RSUP Sardijito.

Kelimanya korban tersebut yakni Andrian Dwi Sutrisno, 18,  Anas Adi Pamungkas, 17,  Wildan, 18 semuanya beralamat Desa Banyudono Kecamatan Dukun. Sementara dua remaja lainnya yakni Kustantri, 16 warga asal Desa Mungkid dan Muhamad Rafi Aditya, 16 warga Desa Banyubiru Kecamatan Dukun. (bsn/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: