Ungkap Kesuksesan Masa Depanmu Berdasarkan Weton Lahir Dibagi 9

BNews—BOROBUDUR— Di kalangan masyarakat Jawa, weton lahir dipercaya dapat menentukan masa depan. Dengan weton, seseorang dapat memperhitungkan seperti siapa yang cocok menjadi jodohmu, kapan saat tepat membangun rumah. Termasuk menentukan kesuksesan di masa depan.

Untuk menentukkan kesuksesan seseorang, ternyata bisa dihitung berdasarkan weton lahir yang kemudian dibagi dengan angka 9. Perhitungan ini sesuai dengan Primbon Jawa yang diyakini sebagai warisan leluhur.

Berikut perhitungan kesuksesan berdasarkan weton lahir dibagi 9:

Dangu Watu (Tetap Utuh Posisinya)

Gede Muktine Kongsi Tuo yang artinya besar kebahagiaan sampai usia tua, tidak mengalami kesulitan dan kesukaran. Kebahagiaan diterima sampai masa tua turun-temurun.

Bisa jadi kekayaannya sampai ke anak cucu, buyut, sampai jaber amun-amun turun ke 12 ini sangat baik keberuntungannya weton kelahiran dibagi 9.

Sebagai contoh yang memiliki kelahiran ini seperti Minggu Legi= 5+5= 10 dibagi 9 sisanya 1 jatuh pada Dangu Watu.

Sosok ini sangat rajin dalam pekerjaan apapun. Ia pun mendapatkan kebahagiaan. Setiap rencana penuh dengan kematangan.

Jagur Macan (Pamor Macan)

Gede Cilakane Sugih Satru artinya besar sekali saat sialnya, banyak musuh karena barangkali orang ini mudah patah sugetan atau semangatnya dalam hal bekerja. Ia suka labil bosan sebentar pindah dan sering pindah. Cita-citanya selalu meleset karena sifatnya seperti ini.

Contoh yang memiliki hari kelahiran ini adalah Selasa Kliwon= 3+8= 11, 11:9 sisa 2 jatuh pada Jagur Macan

Gigis Bumi (Rongga Tanah)

Tanah ini sifatnya labil. Sering roboh dan patah karena sifatnya yang gigis lama-lama ini bisa menimbulkan musibah.

Gedhe Prabawane Kinaweden Dening Wong artinya wibawa mungkin pembawaannya karena sifat keangkuhannya. Kekejaman atau sifat tak acuhnya sifat ini bukan prabowo positif tapi yang menakutkan. Sifat ini satu saat akan menimbulkan bencana.

Kerangan Srengenge (Samar Tidak Bersinar)

Gedhe Cilakane Sanajan Dadi Priyayi Uga Mlarat artinya besar sialnya sekalipun jadi orang yang berpangkat tinggi tetap saja kehidupannya miskin.

Siapa weton yang jatuh pada sifat ini yaitu Kamis Legi= 8+5= 13, 13:9 sisa 4 jatuh pada Kerangan Srengenge.

Nohan Rembulan (Asli Sejuk Indah Rembulan Mendekati Masa Bulan Purnama)

Akeh begjane, adem ayem tentrem membuahkan hasil yang maksimal setiap mengerjakan sesuatu akan mendapatkan kesuksesan.

Mereka yang lahir di Minggu Pahing= 5+9= 14 dibagi 9 sisa 5 jatuh pada Nohan Rembulan

Wogan Uled (Pelan Lambat)

Ibarat seperti barang bekas dikatakan pandai lentur tapi lama sekali dalam menyelesaikan pekerjaan.

Sifatnya melarat miskin karena sifat ini dalam Bahasa Jawa lumuh bosenan dalam hal mencari pekerjaan dan mencari rezeki, sebelum mendapat sesuatu niatnya sudah pesimis, kurang agresif.

Tulus Banyu (Ikhlas)

Sifat air, tulus tetap melaksanakan hanya tertuju apa yang ditugaskan meski kecil tetap mencari yang lebih rendah menerima secara ikhlas atau dalam bahasa Jawa-nya becik sabarang gawene tidak menolak pekerjaan yang diberikan selalu melaksanakan dengan konsentrasi, mensyukuri apa yang diberikan sehingga berbuah keberuntungan.

Lantas siapakah yang jatuh pada sosok ini adalah Rabu Pahing= 7+9= 16 dibagi 9 sisa 7 jatuh pada Tulus banyu.

Wurung Geni (Gagal Berapi)

Cilaka, artinya apes, sial, nahas berkecamuk jadi satu, cilaka dalam hal segalanya.

Contoh weton yang lahir Kamis Pahing= 8+9= 17 dikurang 9= 8

Dadi Kayu (Penolong, Abdi, Pembantu)

Kinasihan Wong Agung Begja Sapandhuwure artinya dikasihi oleh orang-orang yang berpangkat, jabatan tinggi karena dikasihi dapat melahirkan keberuntungan selamanya selama ia masih dikasihi oleh orang-orang tersebut.

Dadi kawula misal pemerintahan, raja, menteri, guru.

Contoh yang memiliki sifat ini lahir di Senin Legi= 4+5= 9 dibagi 9 tidak bisa sehingga nilainya tetap.sebagaimana dilansir dari Kanal YouTube Gandul TV, Selasa, 22 Desember 2020.

Perhitungan kesuksesan berdasarkan hitungan weton lahir di atas adalah yang diyakini oleh masyarakat Jawa secara turun-temurun. Tidak masalah jika Kamu tidak percaya karena keyakinan bermula dari diri sendiri.

Serahkan segala hal berkenaan masa depan kepada Yang Maha Kuasa, karena kita tidak akan pernah tahu masa depan kita seperti apa. (ala/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: