Usai Erupsi, Terjadi Gempa Vulkanik Tiga Kali dan Tektonik di Merapi

BNews–JOGJA- Pasca guguran awan panas 4 Januari 2020, BPPTKG merils masih adanya guguran susulan. Hal tersebut disebutkan melalui twett akun resmi @BPPTKG pada 5 Januari 2020 kemarin.

Dalam laporan aktivitas gunung merapi periode pengamatan 5 Januari 2020 mulai pukul 00.00-24.00 wib disebutkan terjadi beberapa kegempaan. Untuk rinciannya yakni guguran satu kali, gempa vulkanik dalam tiga kali dan gempa tektonik dua kali.

Sedang dalam laporan pengamatan pos pantau, Asap solfatara tidak teramati dari puncak merapi. Sementara pengamatan guguran juga tidak bisa teramati karena gunung tertutup kabut.

Sementara rekomendari dari BPPTK yakni, Potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhan kubah lava dan jatuhan material vulkaanik dari letusan explosif. Area dalam radius 3 km dari puncak gunung merapi agar tidak ada aktivitas manusia.

Disebutkan juga masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awan panas maupun letusan eksplosif. Serta masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak gunung merapi. (bsn)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: