Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Verenathania, Musisi Asal Malang yang Viral: Rilis 1st EP Live Session dan Beberkan Perjalanan Kariernya!

Verenathania, Musisi Asal Malang yang Viral: Rilis 1st EP Live Session dan Beberkan Perjalanan Kariernya!

  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025

BNEWS—NASIONAL— Nama Verenathania makin mencuri perhatian di dunia musik independen tanah air. Penyanyi, gitaris, dan penulis lagu asal Kota Malang ini telah menekuni musik sejak kecil.

Kecintaannya pada dunia seni suara mulai tumbuh ketika duduk di bangku kelas 5 SD, saat ia mulai belajar gitar melalui sejumlah les privat, termasuk bersama Robby Glyph dan Bayu Priaganda—dua guru gitar yang cukup dikenal di Malang.

Memasuki masa remaja, bakat musiknya semakin berkembang. Saat SMP, Verenathania ikut bergabung dengan band sekolah dan sering tampil dalam berbagai festival. Ia juga mulai rutin mengunggah cover lagu ke media sosial dan YouTube, membawakan karya dari Justin Bieber, Coldplay, Paramore hingga Joe Satriani.

Perjalanan bermusiknya mulai serius ketika ia menulis lagu sendiri dan merilis single perdana berjudul “Alien” pada tahun 2023.

“’Alien’ itu lagu buat idola aku. Namanya Lee Seung Hyub. Eh, fun fact-nya dia itu sempet denger lagu ini tapi gatau kalo itu suaraku, hehehe,” ucap Verenathania.

“Inspirasi liriknya karena idolaku sangat jauh dan tidak mungkin tergapai. Jadinya kayak alien karena kami berasa beda dunia, beda dimensi…” tambahnya.

Setahun kemudian, ia merilis single “Red Glasses” (2024) yang terinspirasi dari kisah percintaannya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Lagu itu tentang aku yang tau kalo pasanganku itu red flag tapi masih aku lanjutin saja. Di situ aku kayak lagi pake kacamata merah, jadi semua warna itu berasa sama, keliatan merah semua..,” ujarnya.

Pada 2025, ia kembali merilis lagu ketiga berjudul “to: the future u”, sebuah lagu bernuansa surat cinta untuk sosok yang ia idamkan sebagai pasangan di masa depan.

Ketiga single tersebut kemudian digubah ulang ke dalam versi live session dan dikemas sebagai karya spesial bertajuk 1st EP (Live Session) yang tayang di kanal YouTube-nya sejak 8 November 2025.

“Gagasan ini muncul saat aku bertemu Mas Rexy. Trus kita ngobrol-ngobrol lah. Kan aku emang dari dulu pingin punya EP. Trus kepikiran kenapa gak eksplor lagi pada lagu-lagu yang sudah ada. Jadi kita sepakat bikin versi live session dari lagu-laguku yang kemarin…” cerita Verenathania mengenai proses kreatif project tersebut.

Ia menjelaskan bahwa ketiga lagu ini merupakan gambaran perjalanan dirinya dalam menemukan warna musik yang mewakili karakternya sekarang.

“Di sini aku dibantu sama teman-teman dan diaransemen ulang sesuai dengan representasiku yang sekarang,” tambahnya, sembari menyebut Mikha Angelo, Rendy Pandugo, dan Ed Sheeran sebagai musisi favoritnya.

Dibantu Kru Profesional dan Digarap dengan Konsep Natural

Dalam video 1st EP (Live Session), Verenathania tampil sebagai vokalis dan gitaris bersama Oddy Satya (gitar & keyboard), Hanafi Madu Wanandi (bass), dan Bogi Satya (drum). Sementara Rexi Tegar Pratama bertindak sebagai sutradara, DOP, dan editor video, dibantu oleh Dhanesworo dan Pandu Putra Bia W.

“Prosesnya sangat seru dan lumayan lama karena dikerjakan pas aku bolak-balik dari Kediri-Malang, dengan timeline yang berbeda-beda,” ujarnya.

Produksi video ini berkolaborasi dengan Kondimen Malang yang tengah menyiapkan rubrik baru “Bermusik di Kopian” serta Culture Club Coffee sebagai lokasi syuting. Pengambilan gambar sengaja dilakukan saat kafe tetap beroperasi untuk menangkap ambience yang natural.

Tak hanya itu, proyek ini juga didukung oleh Bacchus Indonesia, Bromo Guitar, dan NUX—yang menjadikan Verenathania sebagai salah satu brand ambassador.

“Itu mungkin karena aku ngelawan rasa maluku dalam bermedsos, hehe. Sampai suatu saat Covid-19 datang, aku jadi makin terdorong buat aktifin media sosial. Mungkin dari situ aku bisa gained views dan followers ya…” tuturnya.

Tetap Bermusik Sambil Bekerja di Perbankan

Di balik aktivitas musiknya, Verenathania ternyata juga bekerja sebagai karyawan di sebuah bank swasta. Ia mengaku masih belajar membagi waktu antara pekerjaan dan passion bermusik.

“Jujur masih belajar buat ngebagi waktu. Kadang masih banyak melesetnya karena abis kerja pasti pulangnya udah capek. Kalo weekend maunya main. Tapi aku push diriku… rasa syukur aja yang bikin aku masih bisa terus stay memaksakan diri, in a good way, untuk tetep bermusik sambil bekerja,” jelasnya.

Target 2026: Merilis Album Perdana

Verenathania berharap 1st EP (Live Session) menjadi jembatan menuju perilisan album resmi pertamanya.

“Semoga EP ini bisa jadi jembatan untuk perilisan albumku di tahun depan. Aku ingin orang-orang bisa menikmati versi yang super duper lain dari ketiga laguku… Semoga aku juga bisa lebih berani take a risk untuk musikku,” ucapnya penuh harap.

Ia pun menegaskan rencananya untuk merilis album pada tahun 2026.

“Bikin album lah ya di tahun 2026. Bisa yuk, wkwkwk. Slowly but sure. Intinya sampai aku bisa menemukan identitas diriku sendiri dalam bermusik. Sampai orang-orang itu ngeh dan bisa bilang: ‘Oh, ini sih Veren banget!…’” tutup Verenathania.

Video 1st EP (Live Session) dapat disaksikan melalui kanal YouTube verenathania sejak 8 November 2025. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less