Viral Video CCTV Cahaya Berjalan di Merapi, Ini Penjelasan Supranatural

BNews—MAGELANG—  Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut sebuah cahaya besar berjalan ke atas Gunung Merapi saat terjadi luncuran awan panas, kemarin (27/8) malam sebagai pantulan cahaya kamera. Berbeda dengan BPPTKG, Spriritualis Merapi menyebut itu bagian dari penghuni Gunung Merapi.

Dwi Yati Mantora salah satu spritualis Merapi menegaskan cahaya itu bukan relfeksi kamera CCTV yang menangkap adanya pergerakan material panas Merapi. Namun bagian dari misteri Gunung Merapi

“Saya sudah menyaksikan betul. Refleksi kamera tidak seperti itu. Toh beberapa kali juga tertangkap kamera akitivitas erupsi malam hari dan tidak ada refelksi. Padahal CCTV sama tempatnya juga sama,” kata dia.

Menurut pengamatannya, hal itu jelas bukan pantulan cahaya. Lewat CCTV yang jauh, pantulan cahaya tidak akan bergerak cepat dan sesekali menghilang. “Sama dengan penjelasan saya sebelumnya. Itu adalah lampor,” katanya.

Fenomena lampor atau api terbang ini, kata dia, merupakan pasukan gaib di Gunung Merapi. Cahaya ini sama dengan kobaran api yang tidak ditemukan oleh petugas meski malam harinya warga melihat dengan jelas.

Sebelumya diberitakan sebuah cahaya besar seperti api naik dari bawah hingga hampir ke puncak Gunung Merapi viral di Media Sosial.  Postingan itu pun ditanggai beragam.

Berikut Videonya :

“Tadi malam Merapi memijarkan lava panas dan terpantau dari cctv lava turun bergerak ke bawah melalui jalan alirannya. Saat pijaran lava tumpah tadi malam terlihat cahaya api meleleh turun, tapi ada satu titik cahaya bergerak naik ke puncak seperti orang membawa obor. Kira-kira apa ya?,” tulis caption akun instagram @Pendakilawas pada 28 Agustus 2019.

Postinga itu ditanggapi beragam oleh Nitizen. Ada yang mengaitkan dengan releksi cahaya dan tak sedikit yang menyebut itu adalah bagian misteri gunung Merapi. Percaya mana? Dikembalikan ke diri masing-masing. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: