Wali Kota Magelang: Pelayanan Publik Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
- calendar_month 9 menit yang lalu

Workshop Pelayanan Publik Kota Magelang Tahun 2026 di Aula Adipura Kencana, Selasa (23/6/2026). (foto: Prokompim Kota Magelang)
BNews–MAGELANG– Peningkatan kualitas pelayanan publik tidak boleh hanya berorientasi pada capaian nilai indeks maupun penghargaan.
Lebih dari itu, pelayanan yang diberikan pemerintah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan warga.
Hal itu disampaikan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono saat membuka Workshop Pelayanan Publik Kota Magelang Tahun 2026 di Aula Adipura Kencana, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini diikuti pimpinan perangkat daerah, kepala unit pelayanan publik, puskesmas, rumah sakit daerah, hingga satuan pendidikan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai pembenahan. Upaya tersebut meliputi penguatan kebijakan, perbaikan proses bisnis, peningkatan sarana dan prasarana, digitalisasi layanan, serta penguatan budaya melayani di lingkungan pemerintah daerah.
“Yang lebih penting adalah bagaimana upaya tersebut mampu memberikan manfaat nyata dan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kota Magelang,” ujarnya.
Pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 oleh Ombudsman RI, Kota Magelang meraih nilai 99,61 dan masuk Zona Hijau kategori A dengan opini kualitas tertinggi.
IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Capaian itu, kata dia, merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh unit pelayanan publik yang menjadi lokus penilaian. Meski demikian, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat jajaran pemerintah berpuas diri.
“Meskipun pada tahun 2025 tidak ada unit pelayanan publik di Kota Magelang yang menjadi lokus penilaian Ombudsman RI, hal tersebut tidak mengurangi komitmen kami untuk terus berbenah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemkot Magelang mendorong pengembangan pelayanan publik yang berpusat pada siklus kehidupan masyarakat (life journey). Serta penguatan layanan bagi kelompok rentan.
“Karena itu, seluruh unit pelayanan saya minta adaptif dan mampu menyesuaikan kebijakan maupun layanannya dengan arah kebijakan tersebut, pinta Damar.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Magelang Veronica Kartika Indrawati, mengatakan workshop ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kebijakan pelayanan pada unit layanan. Serta meningkatkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat.
Melalui kegiatan yang bekerja sama dengan Ombudsman RI tersebut, Pemerintah Kota Magelang berharap kinerja penyelenggara pelayanan publik, Indeks Pelayanan Publik, dan tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik dapat terus meningkat. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar