Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Waspada Super Flu! Ini Gejala Varian Influenza A yang Kini Merebak

Waspada Super Flu! Ini Gejala Varian Influenza A yang Kini Merebak

  • calendar_month Rab, 31 Des 2025

BNews-KESEHATAN – Kasus yang disebut super flu kini dilaporkan meningkat di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.

Penyakit ini dikaitkan dengan varian terbaru dari virus influenza A (H3N2) subclade K, yang menurut pakar kesehatan memiliki tingkat penularan cepat dan potensi untuk menyebar luas.

Istilah super flu muncul karena virus ini menunjukkan kemampuan penularan tinggi dan dominasi pada kasus influenza tertentu.

Meski secara klinis gejalanya mirip dengan flu musiman, para ahli meminta masyarakat dan tenaga kesehatan untuk waspada terhadap kemungkinan komplikasi.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp Respi(K); menjelaskan bahwa varian ini belum menunjukkan gejala klinis yang berbeda secara signifikan dibanding influenza biasa. Namun, gejala yang sama bisa muncul lebih intens dan cepat.

“…Subclade K termasuk bagian dari influenza A (H3N2) yang dikenal memiliki tingkat evolusi tinggi. Artinya, virus ini relatif mudah menular, mudah bermutasi…” ujar dr. Nastiti dalam media briefing, Senin (29/12/2025).

Gejala yang perlu diwaspadai masyarakat antara lain:

  • Demam tinggi
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nyeri tenggorokan
  • Keluhan pada saluran pernapasan

Semua gejala tersebut mirip dengan influenza A pada umumnya, sehingga deteksi klinis memerlukan pemeriksaan laboratorium.

Menurut pakar, pemeriksaan influenza bisa dilakukan melalui rapid test atau pemeriksaan swab. Namun untuk memastikan apakah infeksi ini disebabkan oleh varian super flu seperti Subclade K, dibutuhkan whole genome sequencing di laboratorium khusus.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Meskipun gejala awal mirip flu biasa, dr. Nastiti mengingatkan bahwa super flu bisa berbahaya terutama bagi kelompok berisiko tinggi, seperti anak kecil, lansia, dan pasien dengan penyakit penyerta.

Para ahli kesehatan juga menyarankan masyarakat untuk menerapkan langkah pencegahan klasik, seperti perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), vaksinasi flu tahunan bagi kelompok rentan, serta segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika gejala berlangsung berat atau tidak membaik setelah beberapa hari.

Kasus super flu ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penyakit pernapasan, terlebih di masa liburan dan musim pergantian cuaca, ketika peluang penularan menjadi lebih tinggi. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less