Ya Ampun…Peserta BPJS Kesehatan di Magelang Belum Bayar Rp 46 Miliar

BNews—MAGELANG— Jumlah tunggakan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang dari segmen mandiri mencapai Rp 46,2 miliar. Utang tersebut paling banyak disumbang peserta kelas III.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Endah Sutanti menjelaskan, tunggakan tersebut terhitung di bulan Desember 2019. Ia menyebut, salah satu faktor peserta BPJS mandiri menunggak iuran bulanan karena lupa hingga memang tidak mampu membayar.

”BPJS mandiri sebenarnya ditujukan bagi mereka yang mampu. Saat ini banyak yang tidak mampu tetapi terpaksa mendaftar mandiri karena belum dijamin pemerintah,” kata Endah saat ditemui Borobudur News di ruangannya, Jumat (17/1).

Endah mengatakan, tunggakan sebesar Rp 46,2 miliar itu disumbang peserta BPJS dari tiga daerah. Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Temanggung. Pihaknya mulai memahami pola para peserta yang semula tertib kemudian tiba-tiba enggan membayar iuran.

”Mereka biasanya mendaftar atau membayar iuran jika sedang sakit. Setelah sembuh dan dilunasi biaya rawat oleh BPJS maka tidak lanjut lagi iurannya,” bebernya.

Menurut dia, peserta yang menunggak tidak dikenakan denda. Namun bila penunggak mendapat pelayanan rawat inap, dalam kurun waktu 45 hari dari pelunasan tunggakan, maka dikenakan denda. Disebut denda pelayanan rawat inap.

”Contohnya nunggak selama lima bulan. Maka dihitung saja 2,5 persen dikalikan tarif rumahnya kemudiaan dikalikan lima,” ucapnya.

Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik Suwarto menambahkan, tunggakan tersebut juga mempengaruhi antara BPJS dan mitranya. Di cabang Magelang, ada 15 mitra rumah sakit. Kemudian 170 mitra mulai puskesmas, klinik hingga dokter gigi yang tersebar di Kota/ Kabupaten Magelang dan Temanggung.

”Dampaknya, kami juga memiliki tunggakan ke mitra sejak November hingga Desember,” kata Suwarto tanpa merinci jumlah hutang BPJS yang harus ditanggung. (ata/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: