14 Kecamatan di Kabupaten Magelang Kini Steril dari Kasus Corona

BNews–MUNGKID- Sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Magelang saat ini menjadi steril dari pasien positif Covid-19. Namun, bukan berarti warga bisa seenaknya dan tidak menjaga kebersihan dan kesehatan.

Dari data resmi Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang per tanggal 6 Juni 2020,  terdapat 13 Kecamatan yang sudah tidak ada pasien positif covid-19. Hal itu baik dirawat maupun isolasi mandiri.

14 Kecamatan tersebut adalah Grabag, Salam, Muntilan, Pakis, Kaliangkrik, Tegalrejo, Kajoran. Kemudian, Tempuran, Ngluwar, Borobudur, Mungkid, Candimulyo, Sawangan, dan Srumbung.

Kemudian, sebanyak tujuh kecamatan lainnya masih terdapat pasien dengan status konfirmasi positif Covid-19. Paling banyak ada di Kecamatan Secang dengan 23 pasien positif Covid-19 yang masih dirawat.

Kemudian, kecamatan Ngablak dengan enam pasien yang masih dirawat. Kemudian windusari tiga pasien, Mertoyudan dua pasie dan masing-masing satu di Bandongan, Salaman dan Dukun.

Jumlah tersebut dikarenakan banyak angka kesembuah pasien positif covid-19 di Kabupaten Magelang. Tercatat hingga 6 Juni 2020 sejumlah 64 orang pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh.

Terbaru, kemarin (6/6/2020) Pemkab Magelang mengkonfirmasi tanbahan pasien positif covod-19 sembuh sebanyak 3 orang. Namun juga ada tambahan satu pasien positif.

Tiga pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh berasal masing-masing satu dari Kecamatan Mertoyudan, Windusari dan Bandongan,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Nanda menyampaikan dengan angka kesembuhan tersebut, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Magelang per 6 Juni 2020 masih 38 orang. “Mereka ada yang menjalani perawatan di Rumah Sakit ataupun isolasi mandiri. Dan mereka berasal dari 7 Kecamatan di Kabupaten Magelang,” imbuhnya.

Namun demikian, lanjutnya sore ini terdapat tambahan satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan meninggal dunia. “PDP baru tersebut berasal dari Kecamatan Dukun. Sedangkan PDP yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Salaman,” imbuhnya.

Terdapat juga PDP yang dinyatakan sembuh dua orang. Mereka berasal dari Kecamatan Srumbung dan Secang.

Nanda juga mengungkapkan terdapat enam pasien PDP alih status. Dengan rinciannya 4 orang dari Bandongan menjadi konfirmasi positif namun sudah sembuh.

“Ada juga satu PDP menjadi konfrimasi positif asal Tegalrejo namun sudah sembuh. Dan 1 PDP meninggal dunia dari Salaman,” ungkapnya.

Sehingga, lanjutnya jumlah PDP saat ini menjadi masih 23 orang. “Rinciannya dari PDP lama 30 orang ditambah 1 PDP baru dikurangi 2 PDP sembuh dan 6 PDP alih status,” tegasnya.

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), diketahui terdapa perubahan data. Hingga 6 Juni 2020 jumlah ODP masih berjumlah 34 orang.

“Jumlah itu dari sebelumnya berjumlah 27 orang dikurangi lolos pantau 3 orang namun bertambah 10 ODP baru,” ujarnya.

Dilaporkan juga untuk angka kesembuhan PDP menjadi total 149 orang. Sedang kesembuah pasien positif covid-19 menjadi 64 orang.

Sementara untuk jumlah kasus meninggal dunia menjadi 30 Kasus. “Dengan keterangan meninggal dunia dalam status PDP sebanyak 27 orang dan meninggal dunia dengan status positif berjumlah 3 orang,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: