Ambyar…Harga Tembakau Temanggungan Anjlok

BNews—TEMANGGUNG— Harga komuditas tembakau di musim panen tahun ini sepertinya masih sama. Yakni jatuh ke harga rendah.


Seperti yang sudah dialami oleh petani Lerebg Gunung Sumbing Sindoro dan Perahu Kabupaten Temanggung. Mereka mengeluhkan harga yang makin anjlok.


Berdasarkan data dari Dinas Pertanaian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung 90 persen tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung tahun ini adalah varietas kemloko yang memang dibutuhkan pabrik rokok kretek.

Tanaman tembakau tersebar di 14 kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung dengan luas lahan sekitar 14.000 hektare atau mengalami penurunan dari tahun 2019 yang mencapai 18.872 hektare.


Hasil panen tembakau di saat pandemi COVID-19 ini, kalangan petani menilai penyerapan tembakau oleh industri rokok belum optimal.

Petani yang juga Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Temanggung Yamuhadi mengatakan selain itu harga tembakau belum sesuai harapan petani.

“Tembakau grade C saat ini harganya Rp60.000 per kilogram, harga tersebut masih jauh dari harapan petani,” katanya.

Menurut dia serapan tembakau oleh perwakilan pabrik rokok sangat lambat karena hanya ada satu perwakilan pabrik yang melakukan pembelian secara optimal.


Padahal, setiap panen tembakau setidaknya ada dua perwakilan pabrik rokok yang melakukan penyerapan tembakau di Temanggung dengan baik sehingga harga tembakau juga lebih baik.


Petani tembakau lainnya Sutopo mengatakan tahun lalu, tembakau grade C harganya bisa mencapai Rp75.000 hingga Rp90.000 per kilogram.


“Harapan kami segera ada peningkatan pembelian, sehingga ada persaingan pasar yang bagus. Jika ada persaingan maka secara otomatis harga tembakau akan meningkat,” katanya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: