Antok, Anak Penjual Tahu Alumni SMA Magelang Calon Polisi Jenderal Bintang

BNews—JATENG— Perjuangan tak kenal lelah Veni Nardianto terjawab. Pemuda asal Jombang itu berhasil menempuh pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol).

Cerita Veni Nardianto menginspirasi. Ia bukan dari keluarga kaya. Ayahnya merupakan pedagang kecil yang setiap harinya berjualan tahu keliling.

Namun, cita-citanya untuk menjadi taruna Akpol membuatnya terus gigih untuk mewujudkannya. Keyakinan untuk menjadi seorang polisi semakin besar saat ia diterima di SMA Taruna Nusantara Magelang lewat jalur beasiswa.

”Setelah lulus sekolah, saya mendaftar Akpol melalui Panda Polda Jatim dan Alhamdulillah masuk kuota terus sampai akhirnya lulus dan diterima jadi taruna tahun 2018,” ujarnya mengutip dari laman resmi Polri, Selasa (11/1).

Pulang pergi saat tes di Mapolda Jawa Timur dijalaninya dengan menggunakan bus menggunakan bus setiap pagi. Antok, sapaan akrabnya, menggunakan uang tabungan dari beasiswa selama di SMA untuk ongkos tes di Mapoda Jawa Timur.

”Tahun ini pendidikan berakhir, akan segera lulus dan dilantik menjadi Perwira Polri. Insyaallah bulan Juli nanti selesai pendidikan dan pelantikan,” kata dia.

Ibu Antok, Muslikah mengaku terus mendukung cita-cita sang anak. Meski sering mendapat olok-olok tetangga karena dianggap tak memiliki uang untuk menjadikan anaknya polisi.

Muslikah dan Solikhin ayah Antok tidak menghiraukan kata tetangga. Dia selalu berdoa. Tak jarang juga tidur hingga larut malam menunggu sang anak pulang.

Beberapa kali Muslikah juga memberi motivasi kepada Antok untuk terus belajar dengan giat. ”Alhamdulillah dikabulkan Allah SWT,” katanya.

Dirinya berpesan kepada orang tua lainnya untuk tidak mudah menyerah mewujudkan cita-cita anak. Meskipun mengalami keterbatasan ekonomi namun bukan halangan.

”Jangan takut mendaftarkan anaknya tuk menjadi Polisi, Suami saya penjual tahu keliling membuktikan sendiri, ternyata jadi Polisi itu gratis dan tidak dipungut biaya,” tandasnya. (*)

Sumber: Genpi

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: