Bayi Berusia Satu Bulan Berstatus PDP di Magelang Meninggal Dunia

BNews–MUNGKID– Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspek covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Magelang kemarin (25/7/2020). Dilaporkan Pemkab Magelang, pasien tersebut merupakan seorang bayi.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahya Pribadi membenarkan dengan adanya PDP bayi berumur hampir satu bulan meninggal dunia.

“Bayi tersebut berasal dari Kecamatan Kaliangkrik,” katanya.

Dia mengungkapkan, bahwa bayi tersebut memiliki gejala seperti covid-19. Namun, lanjutnya hasil swab sebanyak dua kali hasilnya negatif covid-19.

“Bayi tersebut lahir tanggal 28 Juni 2020 lalu. Sempat menderita sakit dan dibawa ke RSU Tidar Magelang pada 1 Juli 2020, dan meninggal dunia 24 Juli 2020,” ungkapnya.

“Bayi tersebut ternyata lahir secara prematur dan mengalami gejala sesak nafas. Untuk riwayat sendiri kontak dengan tamu,” terang Nandan.

Dengan penambahan kasus meninggal dunia ini, jumlah PDP atau suspek di Kabupaten Magelang yang meninggal dunia mencapai 42 orang. Sedangkan pasien positif yang meninggal dunia di Kabupaten Magelang mencapai 5 orang.

Sebelumnya juga diberitakan terdapat tambahan satu pasien positif covid-19. Pasien tersebut sebelumnya merupakan PDP atau pasien suspek.

“PDP yang alih status menjadi positif merupakan warga Kecamatan Secang,” ujar Nanda.

Nanda juga mengungkapkan terdapat satu pasien positif sembuh. “Pasien tersebut berasal dari Kecamatan Candimulyo,” ungkapnya.

Sementara PDP atau suspek sembuh terdapat dua orang. Mereka berasal dari Kecamatan Secang dan Dukun.

”Saat ini juga ada tambahan tiga kasus suspek atau PDP yang berasal dari Kecamatan Secang, Srumbung, dan Grabag. Dengan data tersebut, maka jumlah kasus suspek Covid-19 hari ini ada delapan orang,” ujar Nanda.

Sementara untuk jumlah kasus kontak erat atau ODP, kata Nanda, ada satu orang lulus pantau dan dua tambahan baru. Sehingga jumlah kasus kontak erat pada hari ini sebanyak 14 orang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: