Benarkah Mie Instan Terlapisi Lilin? ini Faktanya

BNews–KESEHATAN– Terkait keberadaan makanan cepat saji berupa mie instan menimbulkan polemik. Banyak yang menyebutkan bahwa mie instan adalah makanan tidak sehat.

Ada juga klaim yang beredar di internet yang menyatakan bahwa miinstan mengandung lapisan lilin dan akan menyebabkan kanker atau rambut rontok. Salah satu klaim seperti sebuah postingan media sosial tahun 2016, dan baru-baru ini muncul kembali di Facebook, dengan kiriman dibagikan lebih dari 9.000 kali.

Postingan tersebut menyatakan bahwa alasan mi instan tidak saling menempel saat dimasak adalah karena lapisan lilin dan “lilin dapat menyebabkan kanker”. Lebih lanjut dijelaskan bahwa tubuh kita akan membutuhkan hingga dua hari untuk “membersihkan lilin”.

Apakah ini berarti kita tidak boleh makan mi instan sama sekali karena tidak aman?

Menurut USA Today, yang melakukan penelitian berdasarkan sumber yang dipublikasikan, pernyataan ini sepenuhnya salah. Belum ada bukti atau laporan lilin digunakan sebagai bahan dalam mi instan atau dalam wadah styrofoam, kata outlet tersebut.

Dilansir dari USA Today, Rumor seputar penggunaan lilin dalam mi instan telah beredar di internet sejak tahun 2000 atau bahkan lebih awal. Menurut situs pengecekan fakta Snopes, menyanggah klaim bahwa mi instan berbahaya bagi konsumen

Dalam wawancara tahun 2017 dengan Wakil Media online, Della Rachmadia, ahli gizi di Rumah Sakit Wanita dan Anak Prawijaya; mengatakan bahwa “mi instan bisa memicu sel kanker untuk aktif, begitu juga dengan semua makanan olahan seperti kornet dan chicken nugget”.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Baik mi maupun bungkus penyedapnya mengandung bahan pengawet, artinya mengandung natrium dalam jumlah besar. Mi instan bisa berbahaya bagi orang yang sudah mengidap diabetes atau tekanan darah tinggi, tapi jelas tidak secara langsung menyebabkan kanker, terutama pada miliknya sendiri. “

Jadi meski mi instan tidak secara langsung menyebabkan kanker, bukan berarti mi instan juga sehat.

Perusahaan mi instan juga membantah klaim bahwa mi mereka dilapisi lilin. Nestle, pemilik mi Maggi, menyatakan di situsnya bahwa mi nya tidak dilapisi lilin dan tidak mengandung lilin dalam bentuk apapun.

“Informasi menyesatkan ini telah beredar di internet selama bertahun-tahun. Banyak orang telah memeriksa dengan kami dan dengan sumber independen, untuk memastikan bahwa ini adalah tipuan,” tulisnya.

Di situs webnya, Maruchan Ramen Noodles menulis: “Yakinlah bahwa tidak ada plastik atau lilin yang digunakan dalam pembuatan produk mi instan kami. Tidak ada juga lapisan khusus pada kemasan atau wadahnya, begitu pula mi yang dilapisi untuk waktu yang lama. pelestarian atau alasan lainnya. “

Perusahaan menambahkan bahwa mi dibuat dari tepung, air dan bumbu seperti garam dan kecap.

Kebanyakan mi instan mengandung monosodium glutamat, atau yang lebih dikenal dengan MSG, penambah rasa yang banyak ditemukan pada makanan olahan. Namun, beberapa penelitian menemukan sedikit bukti bahwa orang yang mengonsumsi MSG memiliki efek buruk.

Perusahaan Jepang yang memproduksi MSG, Ajinomoto, juga telah menyatakan di situsnya bahwa MSG tidak menyebabkan kerontokan rambut. Penyebab rambut rontok malah bisa karena faktor genetik, penuaan, perubahan hormonal dan stres. (*/Lubis)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: