Bendera Merah Putih 219 Meter Berkibar di Me Fest #01 Gunung Telomoyo

BNews—NGABLAK— Ribuan anak anak muda yang tergabung dalam Taruna Merah Putih Kabupaten Magelang mengikuti acara Milleial Festival (Me-Fest) #01 di Objek Wisata Telomoyo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang, kemarin (8/4). Dari acara ini, anak-anak muda tersebut ingin mengkampayekan pemilihan umum yang jujur, bersih tanpa hoax.

“Dan pastinya, kami dari Telomoyo ini ingin memenangkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi KH Ma’ruf Amin,” tutur Ketua Panitia Acara Mul Budi Santoso, kepada wartawan, kemarin.

Advertisements


Dalam festival tersebut, pihaknya menggelar berbagai acara. Mulai dari kesenian tradisional, konser music, senam dan flasmob juga kirab budaya.

Spesialnya, kirab budaya dengan membawa bendera merah putih sepanjang 219 meter dan lebar 3 meter yang diarak keliling kampung di lereng Gunung Telomoyo. Kirab budaya, diawali dengan barisan marching band, pasukan pembawa bendera merah putih, dan pasukan pembawa bendera merah putih sepanjang 219 meter, kemudian kesenian tradisional, dan di sepanjang jalan ribuan warga berjajar dipinggir jalan yang dilalui.


Hadir dalam kesemnpatan itu, Sekjen DPP TMP, Restu Hapsari, Caleg DPRD Kabupaten Magelang dari PDI Perjuangan, Eling Aneka Mala S.Sos, anggota DPRD Kabupaten Magelang, Tri Wahyuningsih, serta ribuan kader dan simpatisan PDI Perjuangan, mereka menyaksikan festival dan kirab bendera merah putih yang diarak keliling desa.

Bodrek sapaan akrab Mul Budi Santoso mengatakan Millenial Fastival ini, sengaja digelar di pedesaan, tepatnya lereng Gunung Telomoyo, agar istilah Millenial tidak hanya milik anak-anak kota, tetapi remaja desa juga ikut berperan dalam pesta demokrasi tahun ini. “Kami sengaja menggelar p[esta demokrasi dalam pemilihan Presiden dan anggota Legislatif di desa,” tambahnya.

Sekjen DPP Taruna Merah Putih, Restu Hapsari menyatakan, pihaknya siap untuk memenangkan pasangan Joko Wododo – Maruf Amin pada Pilpres tanggal 17 April 2019. Karena Pilpres 2019 ini, merupakan momentum untuk menyampaikan hak pilihnya dengan baik, sesuai dengan pilihan hatinya, tanpa ada paksaan maupun intimidasi, karena pesta demokrasi merupakan amanah dari rakyat yang disalurkan setiap lima tahun sekali.

“Saya mengajak masyarakat di Kabupaten Magelang untuk mensukseskan Pilpres dan Pilleg, menggunakan hak pilihnya sesuai pilihan hati, tanpa ada paksaan, dan jangan sampai golput atau tidak menggunakan hak pilihnya,” ujar Restu Hapsari. (han/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: