Bulan Ramadhan Warga Kesulitan Dapat Gas Elpiji

BNews—MUNGKID—Masyarakat Magelang keluhkan kelangkaan tambung gas LPG di daerahnya. Khususnya untuk tabung gas elpiji bersubsidi 3 kg.

Hal ini dibenarkan oleh Sales Eksekutif Elpiji Wilayah DIY, Dimas Aji Karisma, bahwa, kenapa masyarakat mengalami kesulitan pada saat mencari elpiji bersubsidi terutama pada gas elpiji 3 Kg berwarna hijau (gas melon), dan harus menunggu jadwal. “Hal ini memang menjadi Challenge yang ada dilapangan. Pihaknya pun sudah menambahkan stok sebanyak 9,8 persen dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Advertisements


Perlu diketahui, pihaknya juga mengaku sudah melakukan penambahan stok tabung gas elpiji pada bulan Mei ini. “Menghadapi bulan Mei-Juni penambahannya itu sekitar 10 persen. Jadi penambahannya itu sekitar 83.690 tabung,” imbuhnya.


Disebutkan bahwa  barang elpiji tersebut sudah diatur oleh pemerintah melalui Permen ESDM No 26 Tahun 2009, dimana yang berhak menggunakan barang elpiji bersubsidi adalah untuk usaha kecil menengah dan untuk rumah tangga.

“Pemerintah mengatur bahwa, jika dikatakan rumah tangga apabila konsumsinya 4 atau 5 tabung perbulannya itu yang perlu digaris bawahi. Sedangkan UMKM sendiri bisa mencapai 15-20 tabung perbulannya. Kalau lebih dari itu maka masyarakat disarankan untuk menggunakan gas yang 12 Kg,” tandasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut Pemkab Magelang akan menjamin persediaan tabung Gas Elpiji terpenuhi menjelang lebaran. Mereka akan menambah 9,8 persen stok tabung gas elpiji di wilayah Kabupaten Magelang.

“Karena dipastikan kebutuhan penggunaan gas elpiji menjelang lebaran pasti meningkat, maka Pemkab akan menambah stok sebesar 9,8 persen,” ungkap Bupati Magelang Zaenal Arifin saat acara talk show yang membahas kesiapan Pemkab Magelang menghadapi lebaran tahun 2019 bersama jajaran Forkopimda, di Ruang Cemerlang, Setda Kabupaten Magelang (15/5).

Hal ini tentunya karena tugas pemerintah harus berperan dalam mengatasi kendala masyarakat di bawah. “Kami bukan membatasi tetapi melindungi, namun tetap mengatur agar tidak terjadi kelebihan dalam satu titik fokus kebutuhan. Dan disinilah peran Pertamina yang mengatur regulasinya,” pungkasnya. (bsn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: