Cewek Cantik Asal Borobudur Ini Punya Pekerjaan Unik : Juri Burung

BNews–BOROBUDUR– Gadis cantik asal Borobudur ini memiliki hoby dan pekerjaan yang tidak biasa. Dimana pekerjaannya ini mayoritas dilakukan oleh pria.

Namanya, Kartika Jezvina. Perempuan kelahiran 3 Mei 1996 itu memang sejak lama menggeluti hobinya dalam dunia burung berkicau. “Saya menggeluti hobi tersebut sejak masih sekolah SMK kelas 3 sekitar tahun 2015. Awalnya tertarik karena kakak saya punya burung berkicau dan sering ikut lomba, saat itu saya sering diajak sehingga menjadi suka,” katanya saat dihubungi Borobudur News (9/1/2020).

Perempuan yang tinggal di Kapling Janan, Desa/Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang ini sempat berkeliling Indonesia menjadi juri lomba burung juga. Wanita ini menjadi satu-satunya kaum hawa yang telah terkenal sebagai juri lomba burung, di Magelang dan daerah sekitar.

Cantika panggilan akrabnya rutin mengikuti berbagai lomba burung berkicau. Berbagai prestasi telah diperoleh Cantika bersama burungnya.

Dia mengaku tidak pernah malu dengan profesi yang digelutinya ini. “Saya fine fine saja, tidak ada yang perlu dimaluin karena dalam hobi saya ada keseruannya tersendiri. Jadi orang lain mau bilang apa, saya tidak begitu memperhatikan,” akunya yang ikut organisasi BnR ini.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDURNEWS (KLIK DISINI)
NEWS: Kartika Jezvika saat merawat burung kesayangannya (Foto: Istimewa)
NEWS: Kartika Jezvika saat merawat burung kesayangannya (Foto: Istimewa)
Loading...

Untuk profesi menjadi juri juri burung, dia mengaku bermula saat ditawari oleh temannya. Setelah itu, dia diberi pelatihan pada akhir tahun 2016 lalu. Dia juga sempat mengenyam Diklat juri burung di Surabaya selama tiga hari pada awal tahun 2017.

Dalam pendidikan itu, dia belajar berbagai format penilaian sesuai standar. “Ya kriteria penilaian tiap jenis burung berbeda satu sama lain, dimana penilaian burung saat berkicau atau istilahnya burung bekerja,” imbuh putri ketiga dari pasangan Sumardi dan Sukarti itu.

Cantika menjalankan tugas pertamanya sebagai juri burung di tempat gantangan bernama Block B di Kabupaten Magelang, akhir tahun 2016. Dia juga sempat menjadi juri di berbagai daerah tahun 2017-2019 seperti Manado, Bandung, Surabaya, Bojonegoro, Bali, Jogja, Pontianak, Pangkalanbun dan banyak lagi.

Selama jadi juri, Cantika mengungkapkan kesenangannya dan merasa bangga. “Bangga pasti karena diberikan kepercayaan menjadi juri untuk menilai dan mengadili burung burung kicau mania,” ungkapnya. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: