Covid-19 Lahirkan Hampir 2 Juta Orang Miskin Baru

BNews—NASIONAL— Pandemi virus corona yang terjadi sejak Maret kemarin menyebabkan sedikitnya melahirkan 1,63 juta jiwa. Sementara angka pengangguran meroket menjadi 1,76 orang. Diprediksi angka kemiskinan dan pengangguran akan terus meningkat hingga akhir tahun 2020.

”Yang kita lihat sekarang adalah dampak kemiskinan atau pengangguran yang terjadi setelah adanya upaya peningkatan bansos dari pemerintah. Jadi, saat ini kita sedang berupaya melihat dampak bansos untuk menjaga tingkat kemiskinan kita,” kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Perekonomian Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Tubagus Ahmad Khusni, Kamis (22/10).

Dalam Media Media Workshop BPJS Kesehatan yang digelar virtual, Tibagus mengungkapkan corona setidaknya berimbas pada tiga hal. Pemerintah saat ini menggunakan tiga ujung tombak atau trisula untuk menangani dampak pandemi.

”Yakni di sektor kesehatan, membangun perlindungan sosial dan melindungi dunia usaha,” ungkapnya.

Secara garis besar untuk program jaringan pengamanan terkait covid dari Kartu Pra Kerja ditargetkan bisa menjangkau 5,6 juta peserta. Ada juga bantuan presiden untuk warga Jabodetabek, pemerintah pusat bekerjasama dengan Pemda DKI Jakarta.

”Kenapa di Jabodetabek, karena banyak warga yang kehilangan pekerjaan tapi tidak bisa kembali ke daerah asal mereka. Lalu oleh pemerintah membantu agar mereka tidak pulang, sebagai upaya menekan penularan covid,” jelasnya.

Sementara itu dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memiliki dua tindakan yang dilakukan secara bersamaan dalam menangani dampak covid. Diantaranya menyelamatkan hidup dan juga menyelamatkan kehidupan atau mata pencaharian kehidupan.

”Dua hal tersebut harus dilakukan secara bersamaan untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran baru,” imbuh Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: