Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Di Bawah Naungan Pancasuda Bumi Kapetak, Ketahui Keistimewaan Weton Minggu Pon

Di Bawah Naungan Pancasuda Bumi Kapetak, Ketahui Keistimewaan Weton Minggu Pon

  • calendar_month Ming, 22 Mei 2022

BNews—MAGELANG— Hingga kini, tak sedikit masyarakat Jawa masih mempercayai perhitungan weton atau hari pasaran lahir. Lantaran perhitungan weton konon bisa memprediksi nasib seseorang hanya dari tanggal lahirnya.

Seperti watak, karakter, jodoh, hingga masa depan seseorang. Lalu bagaimana dengan mereka yang memiliki weton Minggu Pon?

Berdasarkan hitungan weton, orang yang lahir pada hari Minggu pon mempunyai nilai neptu 12, yang didapat dari menjumlahkan nilai neptu Minggu yakni 5 dan Pon yang memiliki nilai neptu 7.

Mereka suka menolong dan pemberani tapi memiliki banyak musuh. Orang Minggu Pon tekun dan juga rajin. Karakter weton Minggu pon adalah pancasuda bumi kapethak. Artinya adalah orang yang gigih dalam bekerja.

Mereka rajin, tidak takut menghadapi kegagalan, tahan menderita dan tidak bisa menganggur. Sifat lain dari orang Minggu Pon adalah rakan kala tinantang yaitu pemberani. Mereka kuat menerima ejekan yang diberikan kepadanya.

Sementara dalam urusan asmara mereka memiliki aras kembang atau daya tarik tersendiri terhadap lawan jenis. Meski demikian, mereka juga terkenal suka membantah dan jahil serta pikirannya sering tidak tenang.

Dalam karier, orang Minggu Pon tidak cocok bekerja dengan diperintah atau jadi bawahan. Mereka akan sering membantah. Mereka cocok menjadi pemimpin atau pedagang, bisa juga menjadi artis, seniman, pelukis, atau peneliti.

Rezekinya pun cukup sehingga bisa meningkatkan ekonomi untuk keluarganya. Kedua orang tuanya akan dibukakan jalan rezeki dengan mudah.

Dalam urusan jodoh, yang paling cocok dengan orang dengan weton Minggu pon adalah orang dengan nilai neptu 7, 12 dan 17.

Nilai neptu itu didapat dari mereka yang lahir pada hari Selasa wage, Selasa pahing, Senin kliwon, Minggu pon, Rabu legi, Kamis wage, Kamis pahing, atau Setu kliwon.

Namun, terlepas dari weton, semua hal tergantung pada masing-masing pribadi, bagaimana mereka berusaha dan menjalani hidup dengan usaha masing-masing. (*)

Sumber: intisari.grid.id

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less