Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Di Indonesia Hanya Tinggal Satu Provinsi Yang Masih Zona Merah Covid-19

Di Indonesia Hanya Tinggal Satu Provinsi Yang Masih Zona Merah Covid-19

  • calendar_month Kam, 16 Sep 2021

BNews–NASIONAL– Peta risiko Satgas Covid-19 per 12 September 2021 menunjukkan hanya satu daerah yang tersisa di Indonesia yang mengalami zona merah Covid-19, yaitu Banda Aceh.  

Jumlah itu berkurang 4 daerah dari pekan sebelumnya tepatnya pada 5 September 2021 yang mencapai 5 kota/kabupaten.

5 kabupaten/kota itu adalah Parigi Moutong, Mappi, Pidie Jaya, Kota Banda Aceh, Aceh Besar.

Berdasarkan peta tersebut, dapat dilihat bahwa Indonesia saat ini didominasi dengan zona kuning atau berisiko rendah dan zona oranye atau berisiko sedang.

Pekan lalu, jumlah zona kuning di Indonesia tercatat sebanyak 327 kabupaten/kota, kini bertambah menjadi 423 kabupaten/kota.

Sementara zona oranye sebelumnya berjumlah 181 kabupaten/kota berkurang menjadi 89 daerah. Itu artinya, penanganan Covid-19 di Indonesia telah menunjukkan perbaikan. Meski begitu, perlu diingat bahwa ini bukanlah data akhir.

 Jumlah daerah dengan zona merah, oranye, kuning, dan hijau masih bisa bertambah atau berkurang ke depannya. Hal ini bergantung kondisi pandemi dan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Kasus Covid-19 di Indonesia Per 15 September 2021,

Kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 4.178.164 orang, terhitung sejak pengumuman kasus pertama pada 2 Maret 2020.  

Sementara pasien yang sembuh dari Covid-10 saat ini berjumlah 3.953.519 dan pasien yang meninggal akibat Covid-19 mencapai 139.682 orang.

Saat ini tercatat ada 84.963 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif adalah pasien yang terkonfirmasi positif virus corona, dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Kasus aktif Covid-19 paling banyak ditemukan di Jawa Tengah dengan total 11.084 , kemudian disusul Papua 7.861, Jawa Barat 5.983, Aceh 5.417, Jawa timur 4.636, Sumatera Utara 4.627, D.I Yogyakarta 4.584. (*/kompas)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less